Media Kampung – 07 April 2026 | Harga emas Antam tercatat Rp 2.831.000 per gram pada Senin 6 April 2026, menurun Rp 26.000 dari hari sebelumnya namun naik Rp 50.000 dibandingkan harga seminggu lalu.
Galeri24 tetap pada level Rp 2.870.000 per gram pada hari yang sama, stabil secara harian namun mencatat kenaikan Rp 57.000 dalam rentang tujuh hari terakhir.
UBS juga menunjukkan kestabilan dengan harga Rp 2.885.000 per gram, tidak mengalami perubahan signifikan pada tanggal tersebut.
Data harian diperoleh dari laman Logam Mulia untuk Antam dan Sahabat Pegadaian untuk Galeri24 serta UBS.
Penurunan harian Antam dipengaruhi oleh penyesuaian harga jual kembali (buyback) yang turun menjadi Rp 2.550.000 per gram, selisih Rp 27.000 dari hari sebelumnya.
Buyback Galeri24 tetap pada Rp 2.692.000 per gram, mencerminkan kebijakan penetapan harga yang konsisten.
Menurut analis pasar logam mulia, pergerakan harian Antam bersifat korektif setelah kenaikan tajam pada minggu sebelumnya.
Ia menambahkan bahwa kestabilan Galeri24 dan UBS memberi sinyal bahwa pasar sedang mencari keseimbangan antara permintaan ritel dan spekulatif.
Perubahan mingguan Antam menjadi positif setelah harga seminggu lalu berada di kisaran Rp 2.781.000 per gram.
Hal ini menunjukkan bahwa meski terjadi koreksi singkat, tren jangka pendek tetap mengarah naik.
Galeri24, yang seminggu lalu diperdagangkan di Rp 2.813.000 per gram, kini berada di level tertinggi dalam pekan tersebut.
Kenaikan tersebut didorong oleh permintaan kuat dari investor ritel yang memanfaatkan stabilitas harga.
Data historis menunjukkan rentang harga emas Antam dalam sepekan terakhir berkisar antara Rp 2.827.000 hingga Rp 2.922.000 per gram.
Selama sebulan terakhir, harga Antam berada dalam kisaran Rp 2.807.000 hingga Rp 3.087.000 per gram.
Harga emas dunia pada hari itu diperdagangkan stabil di sekitar USD 4.500 per ons, menambah kontekstualisasi lokal.
Pembelian emas batangan di Indonesia tetap dikenai Pajak Penghasilan (PPh) 0,25 persen sesuai PMK No 48/2023.
PPh tersebut dipotong langsung pada saat transaksi, baik untuk pembelian maupun penjualan kembali.
Buyback Antam yang turun menjadi Rp 2.550.000 per gram berarti penjual kembali memperoleh nilai yang lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya.
Namun, perbedaan harga jual dan buyback masih berada dalam margin yang wajar bagi pasar domestik.
Investor yang mengincar diversifikasi aset cenderung memilih emas Antam karena jaringan penjualannya yang luas melalui butik resmi.
Galeri24, yang dikelola oleh Pegadaian, menawarkan kemudahan akses dan program cicilan yang menarik bagi pembeli pertama.
Stabilitas harga Galeri24 memberikan kepercayaan bagi konsumen yang ingin menambah tabungan logam mulia tanpa risiko volatilitas tinggi.
Para pelaku pasar mencatat bahwa pergerakan harian tidak selalu mencerminkan sentimen jangka panjang.
Oleh karena itu, mereka menyarankan untuk memperhatikan tren mingguan dan bulanan dalam mengambil keputusan investasi.
Selain faktor internasional, kebijakan moneter dalam negeri juga memengaruhi arah harga emas lokal.
Pertumbuhan ekonomi yang moderat dan tingkat inflasi yang terkendali menjaga permintaan emas tetap stabil.
Para analis memperkirakan bahwa jika harga dunia tetap di zona USD 4.500 per ons, harga emas di pasar domestik akan bergerak dalam kisaran sempit.
Kondisi ini memberi ruang bagi investor untuk merencanakan pembelian secara bertahap tanpa harus khawatir akan fluktuasi besar.
Kesimpulannya, Antam mencatat kenaikan mingguan sebesar Rp 50.000 per gram meski turun harian, sedangkan Galeri24 naik Rp 57.000 per gram dalam seminggu terakhir.
Kedua merk tetap menjadi pilihan utama bagi investor ritel yang mengutamakan keamanan dan likuiditas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan