Media Kampung – 09 April 2026 | Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melesat 4,62% pada sesi pertama perdagangan Rabu, 8 April 2026, menutup pada Rp6.800 per lembar.

Pembukaan pada Rp6.650 mengantarkan BBCA ke level tertinggi Rp6.850 dan terendah Rp6.625 dalam hari itu.

Frekuensi perdagangan tercatat 28.427 kali dengan volume 1.111.163 lembar, menghasilkan nilai transaksi harian sekitar Rp748,7 miliar.

Data Google Finance menunjukkan kenaikan 3,42% untuk BBCA pada saat penulisan, menegaskan momentum positif.

Analisis MNC Sekuritas menyebut aksi beli investor menjadi pendorong utama, dengan catatan harga mendekati level 2021 yang dianggap murah.

Baca juga:

Herditya Wicaksana menilai penutupan area gap 27 Maret sebagai sinyal teknikal kuat bagi BBCA.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, merekomendasikan posisi beli di kisaran Rp6.375‑6.475, dengan cut‑loss di bawah Rp6.350.

Target jangka pendek menurut Suherman berada pada rentang Rp6.600‑6.750, menambah optimism investor.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 3,39% ke 7.207,15, sementara LQ45 naik 3,63% ke 727,12, menandakan pasar secara luas berbalik positif.

Selama sesi pertama, IHSG berfluktuasi antara 7.214,45 (puncak) dan 7.118,58 (dasar), didukung oleh 566 saham yang menguat.

Secara total, frekuensi perdagangan pasar mencapai 1.437.591 kali dengan volume 26,9 miliar lembar, menghasilkan nilai transaksi harian Rp13 triliun.

Baca juga:

Posisi dolar AS terhadap rupiah berada di sekitar Rp16.947, menambah konteks makro yang memengaruhi aliran dana.

BBCA sebelumnya mengalami penurunan 19% sejak awal tahun 2026, namun peningkatan hari ini menunjukkan pembalikan tren.

Beberapa analis menilai penurunan tersebut sebagai peluang diskon, dengan proyeksi laba bersih yang tetap positif.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada pertengahan bulan ini diperkirakan menambah likuiditas dan minat beli.

Investor asing tercatat net‑sell pada 7 April, namun aksi beli kembali BBCA pada 8 April mengindikasikan pergeseran sentimen.

Rekomendasi saham lain pada hari yang sama meliputi ADMR, BUMI, DEWA, BULL, dan BRMS, menambah pilihan diversifikasi bagi trader.

Baca juga:

Penutup, BBCA berhasil menembus level teknikal penting, didukung oleh data fundamental dan rekomendasi bullish, memperkuat posisinya dalam indeks utama.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.