Media Kampung, Jakarta – Rangkaian kereta Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari warga. Banyak orang, seperti Santi, yang mengandalkan MRT untuk perjalanan sehari-hari, terutama antara kawasan Fatmawati dan Sudirman. Selain itu, MRT juga menjadi pilihan untuk berkunjung ke pusat kuliner dan tempat berkumpul seperti Blok M.
Santi menjelaskan bahwa sebelum menggunakan MRT, ia sering menggunakan ojek online. Namun, biaya yang tinggi dan ketergantungan pada kondisi lalu lintas membuatnya beralih ke MRT. “Salah satu keunggulan MRT adalah waktu perjalanan yang lebih bisa diperkirakan. Sejak menggunakan MRT, saya merasa lebih tenang dan dapat merencanakan waktu perjalanan dengan lebih baik,” ujarnya.
Kenyamanan dan Keberlanjutan
Menurut Santi, kenyamanan, kebersihan, dan keteraturan perjalanan MRT adalah faktor utama dalam memilih moda transportasi ini. Namun, ia juga mencatat bahwa kepadatan penumpang pada jam sibuk menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Dengan adanya MRT, ada perubahan signifikan dalam cara warga menjalani aktivitas sehari-hari. Perluasan jalur MRT menjadi harapan banyak warga, termasuk Santi, yang ingin akses ke tempat-tempat ikonik seperti Monas dan Kota Tua menjadi lebih mudah.
Dampak Ekonomi dari Pembangunan MRT
Pembangunan MRT juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Adi, seorang penjual kopi keliling yang beroperasi di sekitar proyek pengembangan Stasiun MRT Bundaran HI, mengungkapkan bahwa keberadaan para pekerja konstruksi membuka peluang bagi pedagang kecil. “Kalau jam 9-10 pagi, banyak pekerja yang membeli kopi dan minuman dari saya. Pendapatan saya meningkat karena banyak orang yang beraktivitas di sekitar sini,” jelas Adi.
Situasi ini menunjukkan bahwa infrastruktur transportasi tidak hanya memengaruhi mobilitas warga, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar lokasi proyek. Keberadaan MRT menjadi simbol transformasi transportasi di Jakarta, yang tidak hanya mengubah cara orang berpindah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil.














