Media Kampung – Panen raya jagung di Gresik berhasil mengumpulkan sekitar 80 ton hasil panen dari lahan Perhutani, menegaskan peran aktif Polres Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mengawal program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan panen jagung secara serentak pada kuartal kedua ini berlangsung di area yang dikelola oleh Perhutani, yang menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan instansi terkait dalam menjaga ketersediaan bahan pangan strategis. Polres Gresik memberikan pendampingan penuh agar proses panen berjalan lancar dan hasilnya optimal.
Jumlah jagung yang dipanen mencapai 80 ton, angka yang signifikan untuk mendukung pasokan pangan di wilayah Gresik dan sekitarnya. Kegiatan ini juga menjadi bukti konkret bahwa Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif berperan dalam aspek sosial dan ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan komitmen nasional untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan, terutama di tengah tantangan yang dihadapi sektor pertanian akibat perubahan iklim dan dinamika pasar. Dukungan Polres Gresik dalam pengamanan dan pengawalan kegiatan pertanian diharapkan dapat memacu produktivitas petani lokal dan memastikan distribusi pangan berjalan tanpa hambatan.
Keberhasilan panen jagung ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara aparat keamanan dan pengelola sumber daya alam dapat memperkuat ketahanan pangan daerah. Pihak kepolisian menyatakan akan terus mendukung inisiatif serupa di masa mendatang guna menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Saat ini, jagung hasil panen telah siap didistribusikan ke pasar-pasar lokal maupun industri pengolahan, memastikan kebutuhan pangan terpenuhi dengan baik. Polres Gresik berencana melakukan pengawasan berkelanjutan untuk menjaga kelancaran pasokan dan mencegah potensi gangguan yang dapat mengancam ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan