Media Kampung – Sebuah mobil terbakar di Tol Dalam Kota (Dalkot) arah Cawang pada malam 28 April 2026 menyebabkan kemacetan panjang.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.40 WIB tepat di depan gedung Polda Metro Jaya, menebarkan api dan asap hitam pekat.

Akibat kebakaran, hanya satu lajur yang dapat dilalui kendaraan, sehingga arus lalu lintas melambat drastis.

Pengamatan melalui aplikasi Google Maps menampilkan warna merah yang mengular dari lokasi kejadian hingga ke Palmerah, Jakarta Barat.

Petugas kepolisian segera mendirikan pos pengaturan lalu lintas di lokasi untuk menghindari kepanikan pengendara.

Tim pemadam kebakaran tiba beberapa menit kemudian dan berhasil memadamkan api setelah upaya intensif.

Seorang juru bicara Polsek Dalmol menyatakan, “Kami mengevakuasi kendaraan yang terjebak dan memastikan tidak ada korban jiwa.”

Pengemudi mobil putih yang terbakar, bernama Handoko, melaporkan ia melompat keluar kendaraan saat api menyala dan tidak mengalami luka.

Handoko menambahkan, “Mungkin korslet aki, namun saya tidak tahu pasti penyebabnya.”

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan serius pada kendaraan lain maupun korban luka.

Kemacetan mempengaruhi lebih dari 1.200 kendaraan, memperpanjang waktu tempuh hingga 45 menit pada jalur utama.

Pihak Dinas Perhubungan DKI menyarankan pengendara mengambil jalur alternatif melalui Jalan Sudirman atau menghindari jam sibuk.

Tol Dalam Kota merupakan tulang punggung transportasi Jakarta, menghubungkan pusat bisnis dengan wilayah timur kota.

Insiden serupa pernah terjadi pada awal tahun 2025, namun respons cepat petugas kini lebih terkoordinasi.

Saat ini api telah dipadamkan sepenuhnya dan tim pemeliharaan sedang memeriksa kondisi jalan sebelum membuka kembali semua lajur.

Pengendara yang masih berada di area kejadian diminta menunggu arahan petugas demi keselamatan bersama.

Polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran mobil.

Perkiraan waktu pemulihan penuh lalu lintas diperkirakan selesai pada pukul 21.00 WIB.

Warga diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi melalui media lokal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.