Media Kampung – 12 April 2026 | Panglima Daerah Militer (Pangdam) I/Made memimpin serah terima pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kodam I/Made pada Senin, 8 April 2026. Upacara tersebut berlangsung di kompleks Markas Besar Kodam I/Made, Kudus, Jawa Tengah.
Serah terima mencakup total enam puluh lima titik lampu jalan yang selesai dipasang sejak awal tahun ini. Proyek ini merupakan bagian dari program modernisasi infrastruktur militer dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar pangkalan.
Dalam sambutannya, Pangdam I/Made, Jenderal TNI (Purn) Agus Wibowo, menegaskan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan swasta. “Penerangan yang memadai meningkatkan keamanan serta kualitas hidup warga, terutama di area strategis militer,” ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa seluruh instalasi PJU telah melalui uji kelayakan teknis dan standar energi terbarukan. “Kami mengedepankan penggunaan lampu LED berdaya rendah yang ramah lingkungan,” kata Jenderal Agus.
Daftar lengkap lokasi PJU meliputi jalan utama di Kudus, Cirebon, Pekalongan, serta akses menuju pangkalan militer di Magelang. Selain itu, titik-titik strategis di kawasan industri dan perumahan militer turut menjadi prioritas.
Berikut rangkuman lokasi yang diserahkan:
- Kudus – Jalan Raya Utara
- Cirebon – Jalan Lingkar Selatan
- Pekalongan – Jalan Pantura
- Magelang – Akses Pangkalan Tempur
- Semarang – Jalan Veteran
- Surakarta – Jalan Diponegoro
Setiap lokasi dipasangi lampu LED dengan intensitas cahaya yang disesuaikan kebutuhan. PJU di area perumahan militer menggunakan sistem sensor gerak untuk mengoptimalkan penggunaan listrik.
Pihak Kodam I/Made bekerja sama dengan PT Penerangan Nasional (Persero) dalam penyediaan peralatan. Kontrak kerja sama ini berlaku selama lima tahun dengan opsi perpanjangan.
Pelaksanaan proyek melibatkan lebih dari seratus tenaga teknis, termasuk insinyur listrik, teknisi lapangan, dan staf administrasi. Seluruh proses dipantau oleh tim audit internal TNI untuk menjamin kualitas.
Menurut Kepala Seksi Infrastruktur, Letnan Kolonel (Purn) Budi Santoso, semua lampu berfungsi optimal sejak pemasangan. “Tidak ada keluhan signifikan dari pengguna, dan konsumsi energi menunjukkan penurunan 15 persen dibandingkan sistem konvensional,” jelasnya.
Data penggunaan energi yang dikumpulkan selama tiga bulan pertama menunjukkan efisiensi yang menguntungkan. Rata-rata konsumsi listrik per titik lampu turun dari 120 watt menjadi 85 watt.
Pemerintah Kabupaten Kudus, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ir. Hadi Prasetyo, menyambut baik inisiatif tersebut. “Kolaborasi ini meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat sinergi antara militer dan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa lampu jalan yang terpasang juga dilengkapi dengan sistem pemantauan jarak jauh melalui jaringan internet. Hal ini memungkinkan perbaikan cepat bila terjadi gangguan.
Serah terima juga melibatkan perwakilan masyarakat, termasuk Ketua RW setempat. “Kami mengapresiasi penerangan baru yang membuat jalan lebih aman pada malam hari,” ujar salah satu tokoh warga.
Selain peningkatan keamanan, proyek PJU diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi lokal. Pedagang malam melaporkan peningkatan transaksi setelah pencahayaan lebih baik.
Keberhasilan proyek ini menjadi contoh bagi Kodam lainnya dalam rangka modernisasi fasilitas. Jenderal Agus menekankan akan ada replikasi program di wilayah lain jika hasil tetap positif.
Selanjutnya, tim teknis akan melakukan inspeksi rutin setiap enam bulan untuk memastikan kelangsungan operasional. Setiap temuan akan dilaporkan ke komando pusat untuk tindakan perbaikan.
Pengelolaan pemeliharaan lampu jalan akan diatur melalui Sistem Manajemen Aset Militer (SMAM). Sistem ini terintegrasi dengan database aset TNI secara nasional.
Program serah terima PJU ini selaras dengan visi pemerintah Indonesia 2025 tentang infrastruktur berkelanjutan. Penggunaan energi efisien menjadi prioritas utama dalam kebijakan nasional.
Pangdam I/Made menutup upacara dengan harapan bahwa penerangan baru akan meningkatkan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh warga dan personel militer. “Kami akan terus berinovasi demi kemajuan bangsa,” tutupnya.
Dengan selesainya serah terima ini, Kodam I/Made menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung operasional serta kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




Tinggalkan Balasan