Media Kampung – 31 Maret 2026 | Kerangka pria tanpa identitas ditemukan di sebuah ladang tebu di Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Penemuan tersebut menjadi sorotan kepolisian dan warga setempat.

Penemuan awal dilakukan oleh seorang karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang berinisial H, berusia 46 tahun, setelah mencium bau busuk di area kerja. H melaporkan bau tersebut kepada rekan kerja setelah dua hari.

Rekan kerja H bersama timnya kemudian menelusuri sumber bau yang menyengat itu. Penelusuran mengarah pada penemuan kerangka manusia yang tergeletak di antara tanaman tebu.

Kerangka tersebut terlihat mengenakan kaus lengan panjang bermotif loreng hijau serta celana kolor pendek berwarna abu-abu. Ciri pakaian tersebut menjadi petunjuk awal identifikasi visual.

Pihak kepolisian menilai korban kemungkinan besar merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pendapat ini didukung oleh laporan warga yang sering melihat seorang pria mengelilingi area tersebut.

Warga sekitar melaporkan bahwa pria tersebut sering berjalan bolak‑balik di sekitar lokasi sebelum penemuan. Mereka tidak mengetahui identitas atau latar belakang pria itu.

Kapolsek Ulujami AKP Trino Winarno menjelaskan prosedur penemuan dan penanganan awal. Polisi mengamankan lokasi, melakukan dokumentasi, dan menghubungi tenaga medis setempat.

Tim kesehatan dari Puskesmas Mojo Kecamatan Ulujami turut membantu melakukan identifikasi awal pada jenazah. Namun tidak ditemukan dokumen resmi atau barang pribadi yang dapat mengonfirmasi identitas.

Karena tidak ada identitas resmi, otoritas desa menyerahkan jenazah kepada Pemerintah Desa Pesantren untuk pemakaman. Pemakaman direncanakan dilakukan di pemakaman desa setempat.

Penanganan jenazah ini diharapkan memberikan penghormatan yang layak meski tanpa identitas yang jelas. Hal ini juga mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap jenazah yang tidak dikenal.

Kasus ini menimbulkan keprihatinan terkait keberadaan orang dengan masalah kesehatan mental di wilayah pedesaan. Pemerintah Kabupaten Pemalang menegaskan pentingnya program rehabilitasi dan pendampingan bagi ODGJ.

PTPN menegaskan komitmennya menjaga keamanan lahan dan berkoordinasi dengan pihak berwenang. Perusahaan akan meningkatkan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa.

Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian. Pemeriksaan forensik sedang dilakukan untuk menyingkap kemungkinan unsur kriminal.

Sampel jaringan dan hasil pemeriksaan belum dipublikasikan secara resmi. Namun temuan awal menunjukkan tidak ada tanda trauma serius pada tubuh.

Penemuan ini menyoroti perlunya perhatian lebih pada kesehatan mental di daerah terpencil. Upaya pencegahan dan penanganan yang tepat dapat mengurangi risiko kejadian serupa.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat melaporkan kejadian atau perilaku mencurigakan yang berkaitan dengan ODGJ. Kolaborasi antara kepolisian, layanan kesehatan, dan masyarakat diharapkan memperkuat jaringan keamanan sosial.

Dengan penyelidikan yang terus berlanjut, diharapkan keterangan lebih lengkap dapat diperoleh dalam waktu dekat. Penutup, penemuan kerangka ini menegaskan pentingnya penanganan jenazah tak teridentifikasi serta kepedulian terhadap isu kesehatan mental di Pemalang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.