Media Kampung – 29 Maret 2026 | Sebuah lift di Tunjungan Plaza, Surabaya, terhenti secara tiba-tiba pada Sabtu (28/3) dengan puluhan penumpang di dalamnya.

Kejadian itu menjadi sorotan setelah video aksi sekelompok pemuda memaksa pintu lift terbuka tersebar luas di media sosial.

Lift yang sedang mengangkut sekitar dua belas orang berhenti di tengah lantai, membuat kabin terasa sesak.

Kondisi ini menimbulkan kepanikan karena sirkulasi udara terbatas dan ruang terasa sangat rapat.

Para penumpang melaporkan suara alarm yang tidak berbunyi, sehingga kebisingan hanya berasal dari teriakan panik.

Beberapa orang berusaha menekan tombol darurat namun tidak menghasilkan respons.

Sekelompok pemuda yang berada di dalam kabin memutuskan untuk menarik pintu secara paksa.

Mereka menggerakkan pintu dengan tenaga tubuh hingga mekanisme terkunci terbuka.

Usaha mereka berhasil membuka pintu, memungkinkan semua penumpang keluar dengan selamat.

Setelah pintu terbuka, petugas keamanan mall segera mengevakuasi korban ke area aman.

Meskipun suasana sempat tegang, tidak ada laporan cedera serius dari insiden tersebut.

Pengunjung melaporkan rasa lega setelah berhasil keluar dari kabin yang sebelumnya terasa menindas.

Pihak manajemen Tunjungan Plaza belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penyebab lift macet atau prosedur evakuasi yang diterapkan.

Pihak mall menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut setelah melakukan investigasi internal.

Hingga saat ini, kepolisian belum memberikan komentar terkait kemungkinan pelanggaran keamanan fasilitas publik.

Sementara itu, otoritas terkait diharapkan akan memeriksa kepatuhan standar keselamatan lift di gedung komersial.

Netizen di media sosial menyerukan agar pengelola mal melakukan pemeriksaan rutin pada seluruh lift, terutama pada akhir pekan dengan volume pengunjung tinggi.

Mereka menekankan pentingnya inspeksi berkala untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Saya berharap mall lebih proaktif dalam menjaga keamanan lift,” ujar seorang pengunjung yang tidak disebutkan namanya.

Ia menambahkan bahwa rasa aman menjadi faktor utama dalam memilih tempat berbelanja.

Seorang teknisi lift yang dimintai pendapat menyatakan bahwa kerusakan biasanya disebabkan oleh keausan komponen dan kurangnya perawatan periodik.

Ia menyarankan agar pemilik gedung memperketat jadwal inspeksi dan melakukan penggantian suku cadang sesuai rekomendasi produsen.

Tunjungan Plaza merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Surabaya dengan ratusan toko dan ribuan pengunjung tiap harinya.

Pada akhir pekan, kepadatan pengunjung cenderung meningkat tajam, meningkatkan beban operasional fasilitas seperti lift.

Kasus lift macet bukan hal baru di Indonesia; beberapa mall besar pernah mengalami insiden serupa yang berujung pada penutupan sementara atau renovasi lift.

Pengalaman tersebut menegaskan perlunya standar keselamatan yang lebih ketat.

Para ahli keamanan menyarankan prosedur evakuasi mandiri harus disosialisasikan kepada publik, termasuk cara mengaktifkan alarm darurat dan menunggu bantuan profesional.

Pelatihan rutin bagi staf keamanan juga dianggap krusial untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Insiden lift di Tunjungan Plaza kini berada dalam proses investigasi, sementara pengelola mall berjanji akan meningkatkan frekuensi pemeriksaan dan memperbaiki prosedur keamanan.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan melaporkan setiap anomali pada fasilitas publik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.