Media Kampung – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di Indonesia melalui Indonesia Womens League (IWL) 2026. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan, menambah jam terbang, dan membuka jalan menuju level internasional.

Peluang Sepak Bola Wanita

Menurut Erick, sepak bola wanita memiliki peluang berkembang sebesar sepak bola putra jika mendapatkan dukungan dan kesempatan yang setara. Ia menilai kompetisi yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pemain. Melalui IWL 2026, para pesepak bola wanita diharapkan memperoleh lebih banyak kesempatan bertanding sekaligus menunjukkan potensi mereka.

Talenta Baru Muncul

Erick juga menyoroti munculnya talenta-talenta baru dari kelompok usia U-17 hingga senior dalam dua pertandingan awal kompetisi. Pemain yang sebelumnya belum banyak mendapat perhatian kini memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di level kompetitif.

Target Jangka Panjang PSSI

PSSI berharap liga ini dapat menjadi jalur pembinaan yang membantu melahirkan pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional Indonesia. Target jangka panjangnya tidak hanya bersaing di Asia Tenggara, tetapi juga menembus level Asia dan membuka peluang tampil di Piala Dunia.

Komitmen Lima Tahun

Untuk menjaga keberlangsungan kompetisi, PSSI menerapkan komitmen kontrak selama lima tahun bagi klub-klub peserta, disertai evaluasi secara berkala. Pada tahap awal, IWL 2026 melibatkan enam klub yang berpusat di sekitar Jakarta. Langkah tersebut diharapkan memberi waktu bagi setiap klub untuk membangun fondasi organisasi dan menyiapkan markas yang memadai.

Dukungan untuk Klub

Menurut Erick, pendekatan bertahap diperlukan agar kompetisi dapat tumbuh secara terukur. Dukungan kepada klub juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sepak bola wanita yang lebih profesional dan berkelanjutan. PSSI turut menyiapkan dukungan fasilitas serta kesempatan bagi klub juara untuk bertanding di luar negeri. Program tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman internasional sekaligus meningkatkan daya saing pemain dan klub Indonesia.