Media Kampung – Palembang, Sumselupdate.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang mengumumkan jadwal pemadaman listrik sementara di beberapa wilayah Kota Palembang pada Selasa, 20 Oktober 2026. Pemadaman ini dilakukan untuk melaksanakan pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan jaringan listrik demi menjaga keandalan pasokan serta mencegah potensi gangguan.
Jadwal Pemadaman Listrik
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh PLN, pemeliharaan akan dilakukan di wilayah kerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ampera dan ULP Sukarami, dengan estimasi waktu pekerjaan hingga tiga jam di masing-masing lokasi.
ULP Ampera
Pemeliharaan di ULP Ampera dijadwalkan berlangsung antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pekerjaan yang dilakukan meliputi perbaikan kabel tanah di Gardu Hubung (GH) Pasar Induk. Beberapa lokasi yang berpotensi terdampak antara lain:
- Kantor KPU
- Pengadilan Agama
- PDAM Intake
ULP Sukarami
Sementara itu, pemeliharaan di ULP Sukarami dijadwalkan berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Pekerjaan yang dilakukan mencakup penggantian isolator tumpu dan perbaikan potensi gangguan pada jaringan listrik tegangan menengah 20 kilovolt (kV). Wilayah yang berpotensi terdampak mencakup:
- Jalan Talang Jambe
- Gudangan Beras
- Lorong Sekolah
- Perumahan Sinarrose
- Jalan Perumahan Surya Akbar 7
- Perumahan Surya Akbar 1
- Lorong Nangka
- Perumahan Melati
- Jalan Kantor Lurah
- Gotong Royong
- Perumahan Surya Akbar 4
- Jalan Mataram
- Perumahan Mataram Asri 7
- Perumahan Taman Arizona
- Perumahan Anugra Permai dan sekitarnya
Pemeliharaan juga berpotensi berdampak pada Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Gedung SAR 2, Kantor SAR Nasional, serta BPBD di kawasan Sriwijaya Crisis Center.
Pernyataan PLN
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sukarami, Satria Cakra Utama, mengatakan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan jaringan listrik. “Kami informasikan adanya pekerjaan pemeliharaan gebyar penggantian isolator tumpu dan perbaikan potensi gangguan jaringan 20 kV. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, terima kasih,” ucap Satria dalam keterangan yang disampaikan.
PLN juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk menyesuaikan aktivitas selama pekerjaan berlangsung. Waktu pemadaman dapat mengikuti kondisi dan kebutuhan teknis di lapangan.













