Media Kampung – Bek tengah Manchester United, Lisandro Martinez, akhirnya melayangkan permohonan maaf resmi secara terbuka menyusul klarifikasi internal bersama sang pelatih, Michael Carrick, dan jajaran direksi klub di Carrington. Langkah ini diambil usai pernyataan kontroversialnya pasca kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions.

Sebelumnya, Martinez meluapkan kekecewaannya secara terbuka usai laga kontra Atletico Madrid dengan mengkritik kebijakan transfer Direktur Teknik klub, Jason Wilcox. Bek asal Argentina itu menilai manajemen kurang berinvestasi membawa pemain baru untuk bersaing di level tertinggi.

Buntut dari aksi vokal tersebut, pihak klub menggelar rapat khusus untuk menyelesaikan persoalan internal. Kendati tindakan disipliner klub dirahasiakan, Martinez dikabarkan telah dijatuhi denda serta secara sukarela menyampaikan permohonan maaf.

Pernyataan Resmi Lisandro Martinez Usai Rapat Internal

Lisandro Martinez melalui akun Instagram pribadinya, Martinez mengonfirmasi hasil pertemuannya dengan pihak manajemen. “Hari ini saya telah bertemu dengan kepemimpinan klub dan manajer. Itu adalah percakapan yang sangat positif, di mana kami dapat saling bertukar pandangan dan berbicara secara terbuka tentang apa yang terjadi setelah pertandingan hari Selasa,” papar Martinez.

“Semua orang tahu bahwa saya adalah orang yang emosional dan saya menjalani sepak bola dengan intensitas tinggi. Saya meminta maaf telah mengucapkannya secara emosional, serta menekankan perlunya kesatuan di dalam tim untuk bisa bangkit. Frustrasi akibat kekalahan membuat saya mengekspresikan apa yang saya rasakan pada waktu dan tempat yang mungkin tidak tepat, dan untuk itu saya ingin meminta maaf,” imbuh Martinez.

“Klub kita berada dalam kondisi terbaik ketika kita semua bersatu, dan saya menyadari bahwa kata-kata saya saat itu tidak membantu hal tersebut. Saya tahu bahwa setiap orang di Manchester United melakukan segalanya untuk mencapai ambisi bersama membawa kesuksesan yang pantas didapatkan klub dan para pendukungnya. Dengan situasi yang kini telah berlalu, kami fokus penuh untuk menang bersama,” tegas mantan bek Ajax Amsterdam tersebut.