Media Kampung, Jakarta – Jenderal TNI Tandyo Budi Revita resmi dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 15 Oktober 2026. Pelantikan ini menandai perubahan kepemimpinan di tubuh Angkatan Darat setelah Tandyo menggantikan Jenderal Maruli Simanjuntak.

Sebelum menjabat sebagai KSAD, Tandyo Budi Revita merupakan Wakil Panglima TNI yang mendampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Jabatan Wakil Panglima TNI ini kembali diisi di era Prabowo setelah sebelumnya kosong selama sekitar 25 tahun.

Tandyo, yang lahir di Solo, Jawa Tengah pada 21 Februari 1969, adalah perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991. Karir militernya mencakup sejumlah penugasan di satuan TNI, jabatan komando kewilayahan, hingga posisi strategis di Kementerian Pertahanan. Ia pernah menjabat sebagai Panglima Kodam IV/Diponegoro sebelum dipercaya menjadi Wakasad pada 8 Maret 2024.

Selain berkarier di lingkungan TNI, Tandyo juga memiliki pengalaman bertugas di Kementerian Pertahanan pada periode 2018-2023. Di kementerian tersebut, ia menjabat sebagai Direktur Bela Negara dan Direktur Pertahanan dan Keamanan, serta Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan.

Dalam kesempatan pelantikan, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada Tandyo Budi Revita. Pelantikan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kinerja Angkatan Darat dalam menghadapi tantangan yang ada.

Di luar perjalanan karier, Tandyo juga menulis buku berjudul Jejak Petarung dari Pajang: Jati Diri, Kepemimpinan, dan Pengabdian, yang memuat pemikiran mengenai profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas dan pentingnya memegang prinsip-prinsip dasar TNI.