Media Kampung – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan, menegaskan bahwa tanggung jawab generasi muda tidak berhenti setelah memenangkan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Menurutnya, generasi muda juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat terwujud.
“Pada Pemilu 2024, kami bersama jutaan orang muda mengambil bagian dalam perjuangan politik yang mengantarkan Prabowo-Gibran memperoleh mandat rakyat. Namun, kemenangan elektoral bukanlah akhir dari perjuangan. Justru setelah kemenangan itu, tanggung jawab kita semakin besar, yakni memastikan cita-cita pembangunan nasional benar-benar terwujud,” ujar Arief dalam keterangannya pada Sabtu (10/10).
Arief menjelaskan bahwa Prabowo memiliki agenda besar untuk memperkuat kedaulatan bangsa. Dia menekankan bahwa agenda tersebut membutuhkan proses panjang dan tidak mungkin tuntas hanya dalam satu periode pemerintahan. “Membangun kedaulatan bangsa bukanlah pekerjaan lima tahun. Dibutuhkan keberlanjutan, kerja keras, dan konsistensi agar Indonesia benar-benar mampu berdiri di atas kaki sendiri serta semakin kuat menghadapi tantangan global,” jelasnya.
Pada Senin (25), TKN Prabowo-Gibran menggelar acara “Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama” di Ritz Carlton Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Arief mendukung keberlanjutan kepemimpinan Prabowo hingga dua periode agar pemerintah dapat terus memberikan manfaat bagi rakyat. “Dukungan terhadap dua periode harus memiliki dasar yang jelas, yakni keberhasilan pemerintahan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat,” kata Arief.
Dia juga mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam perjalanan Indonesia menuju satu abad kemerdekaan pada 2045. “Orang muda jangan hanya tercatat sebagai bagian dari sejarah kemenangan Pemilu 2024. Kita harus menjadi bagian dari sejarah keberhasilan Indonesia mewujudkan kedaulatan bangsa. Kemenangan politik harus diterjemahkan menjadi kerja nyata, keberpihakan kepada rakyat, dan kemajuan Indonesia,” pungkas Arief.













