Media Kampung – Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, mengungkapkan bahwa pembatasan pekerjaan alih daya atau outsourcing dapat berpotensi meningkatkan jumlah pekerja informal. Dalam pernyataannya pada Sabtu (10/10), Bob menjelaskan bahwa skema outsourcing selama ini berfungsi sebagai penyangga agar pekerja tetap memiliki akses ke pekerjaan formal.

“Justru pasal yang tidak melindungi tenaga kerja, itu akan banyak menciptakan informal job. Justru kontrak outsourcing itu penyangga, supaya mereka tuh nggak menjadi informal job,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa anggapan bahwa pembatasan outsourcing akan membuat pekerja otomatis berstatus karyawan tetap tidak selalu sesuai dengan kenyataan. “Kayaknya berasumsi, kalau itu dilarang semua jadi karyawan tetap. Mana ada,” tambahnya.

Hak Siar Olahraga Dikuasai Layanan Streaming

Selain itu, pembicaraan mengenai hak siar olahraga juga menjadi topik hangat. Layanan streaming seperti Netflix dan Tencent kini menguasai separuh biaya hak siar olahraga di Asia. Media Partners Asia (MPA) memperkirakan bahwa platform streaming seperti JioHotstar dari India akan menyumbang 50 persen dari total biaya hak siar olahraga di kawasan Asia pada 2026, dengan nilai diperkirakan mencapai sekitar USD 5,7 miliar.

Aplikasi streaming semakin banyak dipilih sebagai alternatif bagi penonton olahraga di berbagai negara. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan kesepakatan hak siar dengan liga profesional untuk menarik lebih banyak pelanggan. Di Indonesia, MNC Digital Entertainment Tbk menayangkan kompetisi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta pertandingan UEFA European Championship atau Piala Eropa.