Media Kampung, Lombok – Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi salah satu ajang balap internasional yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar balap dari seluruh dunia. Kali ini, kumparanBISNIS mendapat kesempatan menarik karena bisa menonton ajang tersebut dari tribun Deluxe VIP.
Dikutip dari laman resmi InJourney pada Minggu (11/10), harga tiket VIP Deluxe dijual seharga Rp 11.250.000 pada masa early bird dan mencapai Rp 15.000.000 sebagai harga normal. Harga tersebut berada di bawah tiket Premier VIP yang mencapai Rp 25.000.000 untuk harga normal.
kumparanBISNIS menjajal fasilitas VIP Deluxe pada Sabtu (10/10) dan Minggu (10/10). Dengan gelang dan ID berwarna abu-abu, pemilik tiket VIP Deluxe bisa langsung mengakses lounge khusus yang tempatnya pada bangunan yang berada di sebelah area paddock. Di lounge khusus itu, kumparanBISNIS kebagian untuk menempati area 2B-2C.
Di sana, lounge dilengkapi berbagai fasilitas dasar yang cukup nyaman mulai pendingin ruangan yang sangat sejuk, sampai fasilitas WiFi yang cukup kencang. Untuk tempat duduk di lounge, disediakan dua model yakni meja bundar dan meja tinggi dengan kursi tinggi yang menempel dengan kaca menghadap sirkuit.
Tak hanya sampai situ, di lounge tersebut juga disediakan berbagai kebutuhan untuk mengisi perut. Mulai dari camilan yang ada di tiap meja maupun yang disediakan di area khusus, minuman pembuka, kopi, dan teh sampai minuman dingin kemasan di kulkas yang bebas diambil kapan pun.
Ketika memasuki jam makan siang sekitar pukul 12.00 WITA, para pemilik tiket VIP Deluxe juga bisa mengakses makanan berat. Ada menu khas Indonesia seperti ikan fillet dan ayam bumbu kacang mete.
Jika waktu balapan sudah mulai, para pemegang VIP Deluxe juga punya dua cara untuk menonton balapan. Cara pertama adalah keluar ke area duduk VIP Deluxe yang berada di depan lounge. Sementara cara kedua adalah menonton dari lounge di mana di sana terdapat banyak layar yang menyiarkan balapan secara real-time.
Untuk bisa menikmati suara mesin MotoGP secara langsung, kumparanBISNIS tak hanya berdiam di lounge tetapi bergeser ke area duduk di depan. Di sana, posisi duduk masih berada dekat dengan starting point sehingga awal mula balapan dapat dilihat dengan jelas.













