**Media Kampung** – Jakarta, muncul fakta baru terkait kasus dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan Dr. Richard Lee, pemilik perusahaan kecantikan Athena. Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang, dua saksi dari divisi legal dan keuangan perusahaan memberikan keterangan bahwa Richard Lee tidak tercatat dalam susunan manajerial perusahaan.
Saksi Ali, seorang staf legal Athena, menjelaskan bahwa Richard Lee telah keluar dari struktur kepengurusan perusahaan sejak awal tahun 2022. Sejak saat itu, seluruh kendali perusahaan dipegang oleh David Lee Thomson, yang menjabat sebagai Presiden Direktur. Ali menyatakan, “(Richard Lee sudah tidak ada di struktur perusahaan) sejak Pak David pegang di 2022 awal.” Keterangan ini menunjukkan bahwa kendali manajerial telah sepenuhnya beralih ke David Lee, meskipun pencatatan resmi baru diselesaikan pada tahun tersebut.
Dalam sidang tersebut, diketahui bahwa Richard Lee berperan sebagai pemegang saham dan bukan sebagai pengelola operasional sehari-hari. Hal ini berarti ia tidak memiliki wewenang untuk memberikan instruksi langsung kepada karyawan Athena. Semua keputusan penting harus melalui persetujuan Presiden Direktur, David Lee.
Lebih lanjut, saksi lainnya, Edison, juga menegaskan bahwa Richard Lee tidak terlibat dalam aktivitas administratif perusahaan. “Sejak saya masuk di Athena, saya enggak pernah lihat dokter kerja di situ,” ucapnya. Kehadiran Richard Lee di kantor lebih bersifat untuk keperluan pembuatan konten kreatif dan pelatihan bagi dokter cabang, bukan sebagai manajemen aktif.
Sementara itu, isu mengenai Ustaz Derry Sulaiman yang dituding menerima bayaran untuk membela Richard Lee juga mencuat. Ustaz Derry membantah tudingan tersebut, menegaskan bahwa kehadirannya di pengadilan adalah untuk membantu sesama Muslim yang menghadapi masalah hukum, tanpa ada urusan bisnis atau kepentingan terkait produk perawatan kulit.
Dengan perkembangan ini, kasus Richard Lee semakin menarik perhatian publik, terutama terkait dengan struktur manajerial dan peran sebenarnya dalam perusahaan kecantikan Athena.













