Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 180 triliun berupa ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan peluncuran 11 proyek program hilirisasi. Sebanyak 11 proyek tersebut terdiri atas komersialisasi empat proyek industri dan pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
Berdasarkan laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, realisasi investasi di kawasan IWIP telah mencapai sekitar 20 miliar dolar AS, dengan rencana pengembangan investasi sebesar 7 miliar dolar AS. Pengembangan kawasan tersebut juga dilaporkan telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan investor dan mitra yang percaya kepada Indonesia serta berani bekerja sama di wilayah baru dianggap sebagai saudara bagi bangsa Indonesia. “Yang percaya sama Indonesia, mereka yang berani bekerja sama di wilayah baru sama Indonesia, kita anggap saudara,” kata Prabowo saat meluncurkan program hilirisasi di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (810).
Prabowo mengatakan sikap tersebut merupakan tradisi dan adat bangsa Indonesia dalam memperlakukan pihak yang datang, bekerja sama, dan membantu pembangunan. “Indonesia, akan menjaga para mitra tersebut sebagaimana menjaga keluarga sendiri. Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita,” ujarnya.
Kepala Negara juga menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk menghormati dan mengamankan seluruh investasi yang ditanamkan di Indonesia. Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dari dalam dan luar negeri yang telah memberikan kepercayaan untuk bersama-sama membangun kesejahteraan dan kemakmuran.













