Media Kampung – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia merespons sikap Presiden Jokowi yang tampak tak lagi secara tegas menggaungkan pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode. Doli mengatakan Golkar masih fokus membantu menyukseskan pemerintahan Prabowo.

“Ya, sejak akhir 2024, standing position Golkar kan jelas. Bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo,” kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10).

Doli menjelaskan, Golkar baru menetapkan Prabowo sebagai calon presiden. Penentuan calon wakil presiden akan dilakukan mendekati pendaftaran capres dan cawapres serta dibicarakan bersama partai politik pengusung. “Untuk penetapan atau penentuan dan penetapan calon wakil presiden, itu selalu nanti biasanya menjelang pendaftaran capres dan cawapres,” ungkapnya.

Menurut Doli, saat ini belum diketahui partai politik mana saja yang nantinya akan menjadi pengusung pada Pilpres 2029. Karena itu, Golkar belum menentukan siapa yang akan menjadi cawapres Prabowo. “Biasanya penetapan calon wakil presiden itu adalah titik akhirnya adalah presiden. Siapa yang mau kita usung, calon presiden yang mau kita usung,” jelas Doli.

Dia menegaskan, Golkar belum ingin membicarakan sosok cawapres Prabowo untuk Pilpres 2029. “Makanya sampai sekarang, kalau Golkar selalu belum mau bicara tentang wakil presiden,” kata Doli.

“Tugas kami sekarang bukan hanya sekedar mencalonkan Pak Prabowo sebagai presiden. Tapi kami sudah menyampaikan ke seluruh jajaran untuk membantu mensukseskan pemerintahan Pak Prabowo-Gibran ini, agar semua program itu deliver, dan masyarakat merasakan manfaatnya kehadiran pemerintah ini,” sambung dia.

Menurut Doli, keberhasilan pemerintahan Prabowo-Gibran nantinya akan menjadi modal untuk pencalonan kembali Prabowo pada Pilpres 2029. “Jadi, sehingga nanti, kalau misalnya program semua deliver, masyarakat senang, itu akan lebih mudah mencalonkan kembali Pak Prabowo,” ujarnya.

Doli kemudian ditanya apakah polemik terkait putusan MK soal status pendidikan Gibran masih memungkinkan bagi Golkar untuk kembali mengusung Gibran sebagai cawapres Prabowo pada Pilpres 2029. Doli mengatakan Gibran masih patut dipertimbangkan apabila pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini dinilai berhasil.

Meski demikian, Doli menegaskan pembahasan mengenai pasangan Prabowo untuk Pilpres 2029 masih terlalu dini. “Tapi itu kan nanti. Kita kerja dulu, ya sukseskan dulu pemerintahan ini, ya, kami sudah putuskan Pak Prabowo calon presidennya, wakilnya presidennya nanti,” kata Doli.

Jokowi sebelumnya menyatakan dukungannya terhadap 2 periode pemerintahan pasangan Prabowo-Gibran. Tahun lalu dan awal tahun ini, Jokowi memastikan mendukung penuh keduanya untuk maju bersama lagi di Pilpres 2029. Namun, sekarang Jokowi menanggapi dengan lebih berhati-hati, “Pemilu masih jauh,” jawab Jokowi di kediamannya, Kamis (8/10).