Media Kampung, Halmahera Tengah, Maluku Utara – Presiden Prabowo Subianto dalam acara Groundbreaking 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai EV, menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan hilirisasi yang terlihat saat ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah sebelumnya. Ia mengajak semua pihak untuk menghormati para pemimpin terdahulu yang telah berani mengambil langkah pembangunan tersebut.

“Jadi, sebagaimana saya mengatakan setiap saat, keberhasilan hari ini menuju kepada keberhasilan hari esok, itu telah dimulai dari hari kemarin,” ujar Prabowo.

Dalam peresmian tersebut, Prabowo menyampaikan penghargaan kepada pemerintah dan pemimpin sebelum dirinya yang telah mengambil keputusan untuk mendorong pembangunan seperti yang berlangsung di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).

“Kita menghormati pemerintah pendahulu, pemimpin-pemimpin sebelum saya memimpin, yang telah berani mengambil langkah-langkah pembangunan seperti ini,” tambahnya.

Menurut Prabowo, pembangunan sebuah negara bukanlah proses yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Ia menyebut pembangunan bangsa sebagai perjalanan panjang yang membutuhkan kesinambungan dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya.

“Pembangunan negara, nation building, bukan usaha yang singkat. Nation building adalah sebuah perjuangan dan perjalanan panjang. Nation building is a long march,” tutur dia.

Prabowo menekankan bahwa capaian pembangunan yang dirasakan saat ini harus menjadi energi untuk melanjutkan pembangunan di masa mendatang. Ia mengajak semua pihak untuk mengambil pelajaran dari masa lalu sembari mendorong kemajuan ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan kawasan IWIP, yang telah menarik investasi sekitar USD 20 miliar, dengan rencana pengembangan investasi sekitar USD 7 miliar ke depan.

Selain itu, pengembangan kawasan IWIP disebut telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja. Pada hari yang sama, pemerintah meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta meluncurkan 11 proyek hilirisasi, yang terdiri dari komersialisasi empat proyek industri dan pembangunan tujuh proyek industri baru.

Prabowo menilai ekspor perdana baterai kendaraan listrik tersebut sebagai bukti penting dari strategi hilirisasi yang dijalankan pemerintah.

“Ini adalah bukti nyata bahwa strategi hilirisasi kita benar, dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya,” ujar Prabowo.

Ia juga mengingatkan bahwa semakin dekat dengan cita-cita pembangunan, tantangan yang dihadapi akan semakin berat.

“Tapi saya ingatkan pepatah pendahulu-pendahulu kita, semakin dekat kepada cita-cita, semakin berat tantangan. Tapi kita biasa menghadapi tantangan. Kita berani menghadapi tantangan,” pungkasnya.