Media Kampung, Singaraja – Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir pantai diingatkan untuk tidak mengabaikan kondisi lingkungan dan rambu-rambu keselamatan yang tersedia. Perubahan kondisi di kawasan pantai dapat meningkatkan risiko, terutama bagi masyarakat maupun wisatawan yang tidak memahami karakter lingkungan tempat mereka beraktivitas. Keselamatan diminta menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan kegiatan di pesisir.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan mengenali lingkungan merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kondisi darurat. Masyarakat diminta terlebih dahulu melihat dan memantau kondisi di sekitar lokasi sebelum melakukan aktivitas. Selain itu, keberadaan sarana keselamatan juga perlu dipastikan agar dapat digunakan ketika terjadi keadaan yang tidak diharapkan.
Pemahaman terhadap lingkungan pesisir tidak hanya berkaitan dengan kondisi alam, tetapi juga berbagai ketentuan keselamatan yang telah dipasang di kawasan wisata. Rambu-rambu larangan menjadi salah satu bentuk peringatan kepada masyarakat mengenai lokasi atau aktivitas yang memiliki risiko tertentu. Karena itu, keberadaan rambu tersebut tidak seharusnya dianggap sebagai sekadar pelengkap kawasan wisata.
“Mengenali lingkungan berarti memantau dan melihat kondisi di sekitar pesisir pantai sebelum melakukan kegiatan, termasuk memastikan ketersediaan alat keselamatan. Begitu juga di sejumlah tempat wisata pantai, ada rambu-rambu larangan yang harus dipahami dan dipatuhi. Kalau memang ada larangan untuk melakukan kegiatan tertentu, mohon dipahami dan jangan melakukan kegiatan tersebut,” ujar Donny pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Ia menegaskan kepatuhan terhadap rambu keselamatan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan selama berada di pantai. Masyarakat sebaiknya tidak memaksakan diri melakukan aktivitas di lokasi yang sudah dinyatakan terlarang atau berisiko. Terlebih, kondisi pesisir dapat berubah sehingga keputusan untuk tetap beraktivitas harus mempertimbangkan situasi terkini.
Donny juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan keberadaan petugas ketika melakukan kegiatan di kawasan pantai. Kesadaran individu untuk mengenali lingkungan dan mengikuti aturan keselamatan dinilai menjadi langkah awal yang penting. Dengan memahami batas-batas aman dan larangan yang berlaku, potensi terjadinya keadaan darurat dapat ditekan.
Selain mematuhi rambu, masyarakat yang hendak beraktivitas di pantai juga diminta memperhatikan kondisi sekitar dan memastikan lokasi yang dipilih memiliki dukungan keselamatan. Pengunjung sebaiknya tidak mengabaikan peringatan yang telah diberikan di kawasan wisata. Langkah sederhana tersebut dapat membantu masyarakat mengambil keputusan lebih aman sebelum masuk atau melakukan aktivitas di kawasan pesisir.
“Kenalilah lingkungan di mana pun kegiatan akan dilaksanakan. Kenali lingkungan untuk menjaga keselamatan masing-masing. Kami mengimbau masyarakat agar kesadaran terhadap keselamatan menjadi prioritas utama,” tutup Donny.













