Media Kampung – Suzuki Motor Corporation menetapkan strategi teknologi hingga tahun 2030 yang mencakup pengembangan beragam teknologi kendaraan ramah lingkungan. Strategi ini mengusung pendekatan multi-pathway dengan fokus pada berbagai jenis teknologi sesuai kebutuhan pasar global.
Pengembangan Beragam Teknologi Kendaraan
Dalam strategi ini, Suzuki tidak hanya mengembangkan mobil listrik berbasis baterai (BEV), tetapi juga berinvestasi dalam teknologi hybrid, series hybrid, serta Range Extended Electric Vehicle (REEV). Selain itu, Suzuki juga mengembangkan kendaraan berbahan bakar gas seperti Compressed Natural Gas (CNG) dan Compressed Biogas (CBG), serta mesin pembakaran internal generasi baru yang lebih efisien.
Sistem Hybrid dan Series Hybrid
Suzuki merancang sistem hybrid baru untuk kendaraan mini serta series hybrid untuk kelas kompak. Konsep REEV Light juga dikembangkan dengan baterai yang dapat diisi ulang melalui sumber listrik eksternal, menambah fleksibilitas penggunaan kendaraan listrik.
Arsitektur e-Axle
Perusahaan mengembangkan arsitektur e-Axle yang dapat dipasang pada BEV maupun kendaraan hybrid. Dengan dua spesifikasi utama, arsitektur ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan mulai dari kelas mini hingga D-segment.
Efisiensi Mesin dan Pengurangan Bobot
Mesin turbo direct-injection generasi baru dengan target efisiensi termal mencapai 50 persen tengah disiapkan untuk pasar yang masih mengandalkan mesin konvensional. Selain itu, Suzuki menargetkan pengurangan bobot kendaraan sekitar 100-120 kg hingga tahun 2030 melalui penggunaan struktur dan material yang lebih ringan.
Optimasi Proses Pengembangan dan Produksi
Untuk mempercepat peluncuran produk baru, Suzuki menargetkan pengurangan waktu pengembangan kendaraan baru hingga 50 persen dan peningkatan efisiensi pengembangan sebesar 30 persen. Efisiensi manufaktur juga ditargetkan naik 50 persen dibandingkan sebelumnya.
Peran India dalam Strategi Global
India menjadi basis produksi dan ekspor global Suzuki dengan target kapasitas produksi sekitar 4 juta kendaraan per tahun mulai tahun fiskal 2030. Hal ini menunjukkan pentingnya pasar dan fasilitas produksi di India dalam strategi global perusahaan.
Filosofi dan Pendekatan Suzuki
Pendekatan multi-pathway ini merupakan bagian dari filosofi Suzuki yang mengedepankan “Minimization of Energy” dan “Maximization of Essential Value”. Dengan strategi ini, Suzuki mengombinasikan berbagai teknologi kendaraan sesuai kebutuhan tiap pasar, bukan hanya mengandalkan satu jenis teknologi saja.












Tinggalkan Balasan