Media Kampung – Tim nasional sepak bola Belanda harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Jerman pada pertandingan pembuka Grup 2 Liga UEFA Nations League A musim 2026/27 di Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Gol penyeimbang dari Belanda dicetak oleh Cody Gakpo di masa injury time setelah sebelumnya Felix Nmecha membawa Jerman unggul lebih dulu. Hasil ini menempatkan Jerman di posisi kedua klasemen sementara, sedangkan Belanda berada satu tingkat di bawahnya. Posisi puncak klasemen dipegang oleh Yunani yang berhasil mengalahkan Serbia 2-1.

Pertandingan ini juga menjadi momen debut bagi kedua pelatih anyar di timnas masing-masing, yaitu Xavi Hernandez untuk Belanda dan Jürgen Klopp untuk Jerman. Jerman mengalami kesulitan saat kehilangan Kai Havertz akibat cedera pada menit ke-30, digantikan oleh Younes Ebnoutalib yang menjalani debut seniornya. Ebnoutalib sempat mengancam gawang Belanda dengan tembakan dari sudut sempit yang berhasil diselamatkan oleh kiper Belanda, Bart Verbruggen.

Gol pertama pertandingan tercipta pada menit ke-32 ketika pertahanan Belanda gagal mengantisipasi umpan Karim Adeyemi, bola lepas kemudian dikuasai oleh Felix Nmecha yang langsung melepaskan tembakan kaki kanan tanpa mampu dihentikan Verbruggen, membawa Jerman unggul 1-0.

Belanda berusaha membalas sebelum babak pertama usai dengan serangan yang melibatkan Crysencio Summerville dan Cody Gakpo, namun kiper Jerman, Marc-André ter Stegen, tampil sigap menjaga gawangnya hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan dari Belanda semakin meningkat. Denzel Dumfries hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-60 setelah menerima umpan belakang dari Mexx Meerdink, namun tembakannya berhasil diblok oleh ter Stegen. Kesempatan lain didapat Meerdink dua menit kemudian dalam situasi bola liar di depan gawang, namun pertahanan Jerman mampu menggagalkan peluang tersebut.

Gol penyama kedudukan akhirnya datang pada masa injury time melalui tendangan voli spektakuler dari Gakpo yang memastikan pembagian poin bagi kedua tim.

Hasil imbang ini memberikan gambaran awal persaingan sengit di Grup 2 Liga UEFA Nations League A, di mana setiap tim berupaya mengamankan posisi terbaik dalam fase grup jelang kompetisi lebih lanjut.