Media Kampung, Pamekasan – Jersey away Madura United FC dengan motif Tambak Garam yang dipersembahkan untuk musim BRI Super League 2026/2027 mengalami permintaan sangat tinggi dari para suporter. Sejak tersedia di toko resmi di Pamekasan, jersey ini menjadi pilihan utama penggemar, terutama setelah performa impresif tim yang berhasil meraih kemenangan di tiga laga perdana.
Toko resmi Madura United yang berlokasi di kompleks Kantor Madura United, Jalan Raya Panglegur, Pamekasan, dipadati pembeli sejak jersey tersebut diluncurkan menjelang laga perdana melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. Manajer distro Madura United, Badruddin, menyebutkan bahwa sejak Jumat pekan lalu, sebanyak 84 potong jersey telah terjual, dengan varian jersey away berwarna putih paling diminati.
Desain Unik dan Makna Filosofis Motif Tambak Garam
Jersey away musim ini mengusung desain yang berbeda dari biasanya. Pola geometri berbentuk petak di seluruh permukaan jersey terinspirasi dari tambak garam khas Pulau Madura. Motif ini melambangkan fondasi yang kuat, disiplin, dan keteraturan, yang juga mencerminkan perjuangan para petani garam di Madura.
Direktur Madura United, Annisa Zhafarina, menjelaskan bahwa setiap petak pada desain jersey ini melambangkan garis perjuangan dan kerja keras petani garam yang sabar mengolah tanah hingga menjadi kristal yang bernilai. Warna gradasi merah dan hitam pada jersey memberikan kesan tangguh sekaligus nuansa premium yang memperkuat identitas tim.
Faktor Kesuksesan Penjualan dan Performa Tim
Tingginya minat suporter untuk membeli jersey away ini tidak lepas dari performa Madura United yang mengesankan di awal musim. Tim berhasil menyapu bersih tiga kemenangan dalam tiga pertandingan pertama, yang memperkuat loyalitas dan semangat para pendukung.
Selain itu, kehadiran tiga varian jersey yang resmi dijual seharga Rp550.000 juga memberikan pilihan bagi suporter, meskipun jersey away menjadi favorit karena warna putih yang elegan dan desain yang bermakna.
Alasan Tim Sepak Bola Memiliki Lebih dari Satu Jersey
- Mencegah Tabrakan Warna: Jersey kandang dan tandang dirancang untuk menghindari kebingungan di lapangan ketika warna kedua tim mirip.
- Standar Regulasi Pertandingan: Tim tuan rumah memakai jersey utama, sedangkan tim tamu wajib menggunakan jersey alternatif jika warna seragam dianggap membingungkan.
- Representasi Identitas Budaya: Jersey away memberikan ruang bagi klub untuk menampilkan tema budaya atau sejarah daerah, seperti motif tambak garam yang khas Madura.
- Strategi Komersial: Menjual berbagai varian jersey meningkatkan potensi pendapatan dari merchandise resmi klub.
Permintaan tinggi jersey away Madura United musim ini menunjukkan bagaimana desain yang kuat dan nilai budaya dapat meningkatkan daya tarik produk klub sekaligus memperkuat ikatan dengan para suporter.















Tinggalkan Balasan