Media Kampung, KudusDjarum Foundation menggelar Festival Berpikir Komputasional di GOR Djarum, Jati, Kudus, yang diikuti oleh siswa-siswi SD dan MI setempat. Festival ini menjadi wadah pembelajaran yang menggabungkan coding dan kecerdasan buatan dengan metode bermain yang interaktif, sehingga anak-anak dapat belajar sambil aktif bergerak.

Festival Berpikir Komputasional: Belajar dengan Cara Menyenangkan

Program Manager Djarum Foundation, Marcella Marissa, menjelaskan bahwa festival ini adalah bagian dari upaya mengintegrasikan pembelajaran berpikir komputasional ke dalam pendidikan dasar. Melalui permainan dan aktivitas interaktif, anak-anak tidak hanya mendapatkan aspek kognitif, tetapi juga dapat mengembangkan kemampuan problem solving secara menyenangkan.

Baca juga:

Selain melibatkan siswa, Djarum Foundation juga mengajak orang tua untuk turut mendukung pembelajaran yang menarik bagi anak-anak. Dengan begitu, anak-anak dapat aktif bergerak dan belajar mengatasi masalah secara mandiri, yang penting untuk perkembangan emosional dan fisik mereka.

Peran Guru dan Sekolah dalam Mendukung Program

Sejak 2024, kepala sekolah dan guru di Kabupaten Kudus telah berperan aktif dalam menjalankan Program Berpikir Komputasional ini. Program ini meliputi aktivitas seperti membuat robot yang bertujuan menerapkan pembelajaran interaktif di dalam kelas. Djarum Foundation juga terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas program ini.

Baca juga:

Manfaat Berpikir Komputasional bagi Anak

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Anggun Nugroho, menyatakan bahwa program ini tidak hanya fokus pada coding dan kecerdasan buatan, melainkan juga mengembangkan kemampuan analisa dan penciptaan solusi anak. Dengan bermain dan menyusun kode, anak-anak belajar memperbaiki kesalahan secara mandiri dan melatih cara berpikir kritis.

Festival ini diharapkan menjadi jembatan penting dalam pembelajaran anak-anak agar kemampuan berpikir mereka terus diasah dan bukan sekadar ajang lomba semata.

Baca juga:

Dukungan dan Harapan dari Djarum Foundation

Richard Wu, Program Associate Djarum Foundation, berharap Festival Berpikir Komputasional dapat semakin luas diadopsi dalam dunia pendidikan. Acara ini diyakini dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan problem solving anak-anak, sehingga memberikan dampak positif jangka panjang bagi pengembangan pendidikan di Indonesia.