Media Kampung – 10 April 2026 | Fajar Sadboy, penyanyi dan aktor muda, mengalami kecelakaan ringan saat mengendarai motor di Jakarta Timur pada 4 April 2026. Insiden terjadi ketika ia hendak pulang ke apartemen setelah menginap di kantor.
Saat berbelok ke kiri dan mengerem, ia kehilangan kontrol karena jalan licin, menyebabkan motor meluncur ke sisi kiri dan menabrak trotoar. Akibat jatuh, ia mengalami nyeri pada tubuh bagian atas.
Seorang pria berusia 18 tahun yang kebetulan berada di lokasi segera menolongnya dan menyarankan agar menghubungi aktris Amanda Manopo. Fajar menolak tawaran itu karena tidak ingin merepotkan orang lain.
“Saya tidak mau mengganggu kak Amanda, jadi saya tetap melanjutkan perjalanan,” ujarnya dalam wawancara di kawasan Tebet pada Kamis, 9 April 2026. Ia menegaskan bahwa rasa sakitnya masih ringan.
Setelah tiba di apartemen, kondisi tangan kirinya menunjukkan pembengkakan dan memar, serta jempol yang hampir copot. Pemeriksaan medis mengonfirmasi adanya pergeseran tulang dan retak kecil pada jari.
Dokter meresepkan penggunaan penyangga lengan serta istirahat selama satu bulan untuk pemulihan penuh. Fajar juga diminta menghindari aktivitas fisik berat dan mengurangi penggunaan motor.
Keluarga dan manajemen Fajar segera menghubungi pihak rumah sakit setelah menerima kabar dari teman yang menolong. Mereka mengawal proses perawatan dan memastikan semua kebutuhan medis terpenuhi.
Amanda Manopo, yang terlibat dalam proyek bersama Fajar, mengetahui insiden lewat pemberitahuan manajemen. Ia menelepon Fajar untuk menanyakan kondisi, dan sang artis menjawab bahwa ia baik-baik saja.
Meskipun mengalami cedera, Fajar menegaskan tidak ada trauma mental dan berencana kembali menggunakan motor setelah masa pemulihan. Ia menambah, “Saya akan lebih hati-hati dan waspada di jalan.”
Manajer Fajar, Dudung Abdurachman, menyatakan bahwa beberapa proyek musik dan video akan ditunda hingga artis tersebut pulih. “Kami beri waktu satu bulan, kesehatan utama,” ujarnya.
Kecelakaan ini memunculkan perhatian publik terhadap keselamatan berkendara di wilayah Jakarta Timur, khususnya pada pagi hari ketika jalan masih basah. Pihak kepolisian setempat mengingatkan pengendara untuk mengurangi kecepatan.
Analisis cuaca pada hari kejadian menunjukkan hujan ringan yang membuat permukaan jalan licin. Pengendara disarankan memakai ban anti selip dan menjaga jarak aman.
Fajar juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang yang menolongnya, namun menolak intervensi lebih jauh. “Saya hanya butuh bantuan singkat, selanjutnya saya tangani sendiri,” katanya.
Selama masa pemulihan, Fajar menjalani fisioterapi ringan untuk menguatkan otot tangan dan mengurangi pembengkakan. Tim medis memperkirakan ia dapat kembali beraktivitas normal dalam tiga hingga empat minggu.
Pada akhir pekan, Fajar kembali ke rumah sakit untuk kontrol lanjutan, dan dokter menyatakan progresnya baik. Ia menutup dengan harapan dapat kembali ke panggung dan produksi musik secepatnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan