Media Kampung – 08 April 2026 | Lucinta Luna mengungkap bahwa ia tidak melaksanakan salat Idul Fitri dan Idul Adha selama sepuluh tahun terakhir.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam podcast bersama Ivan Gunawan pada 6 April 2026.

Ia menyatakan keputusan itu diambil untuk menghindari kritik publik dan mencari ketenangan pribadi.

Pada Lebaran 2026, Lucinta pertama kali tampil dengan busana muslim pria lengkap peci dan sarung.

Penampilan itu diikuti oleh potongan rambut pendek bergaya pria Korea sebagai bagian dari identitas maskulin.

Reaksi warganet sebagian besar negatif, menuding perubahan hanya untuk menarik perhatian.

Lucinta menegaskan bahwa proses adaptasi identitas memerlukan waktu dan keberanian.

Kariernya dimulai sejak awal 2010-an melalui konten YouTube, sinetron, dan reality show.

Ia dikenal sebagai figur kontroversial karena penampilan yang berubah-ubah dan identitas gender yang fluid.

Pada 2015, ia mengumumkan perubahan nama dan identitas gender menjadi transpuan, kemudian kembali ke identitas laki‑laki.

Kontroversi hukum muncul pada 2022 ketika ia terjerat kasus penipuan online, namun akhirnya dibebaskan setelah proses hukum.

Meskipun demikian, ia tetap aktif di media sosial dengan jutaan pengikut dan rutin mempromosikan produk serta acara.

Lucinta menyatakan merasa lebih bebas menampilkan sisi maskulin saat berada di luar negeri.

Di luar Indonesia, ia melakukan pertunjukan dan kolaborasi dengan influencer asing.

Perubahan penampilan tidak mengurangi engagement, melainkan menambah perhatian media.

Seorang psikolog menjelaskan pentingnya proses penyesuaian identitas bagi publik figur dalam menjaga kesehatan mental.

Lucinta menutup dengan harapan dapat hidup tenang tanpa tekanan sosial.

Secara keseluruhan, Lucinta Luna tetap menjadi tokoh publik yang dinamis, dengan karier panjang, kontroversi, dan pencarian jati diri yang terus berlangsung.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.