Media Kampung – 31 Maret 2026 | Sheila Dara Aisha menggelar pertemuan khusus pada Senin, 30 Maret 2026, untuk memperingati ulang tahun almarhum suaminya, Vidi Aldiano.

Acara diadakan di sebuah ruangan di Jakarta dan dihadiri oleh sahabat‑sahabat dekat Vidi, yang dibantu mengatur oleh Sheila.

Sheila juga berperan sebagai pembawa acara, memastikan setiap orang dapat menyampaikan kenangan dan doa secara bergantian.

Foto‑foto pertemuan itu dibagikan oleh aktris Febby Rastanty melalui akun Instagramnya, menampilkan suasana hangat dan penuh tawa.

Febby menulis, “Ibu negara yang mengumpulkan dan chat satu‑satu hampir semua sahabatnya Vidi. Jadi MC juga loh dia.”

Dalam unggahan yang sama, Febby memuji ketegaran Sheila dalam memandu acara meski masih dalam suasana duka.

Sheila juga mengunggah dua puluh foto kenangan bersama Vidi di hari ulang tahunnya, menampilkan momen bahagia sejak awal pertemanan mereka.

Pada foto-foto itu tampak Vidi berbusana rapi, sementara Sheila tersenyum, menandakan kebersamaan selama sebelas tahun terakhir.

Hubungan mereka dimulai pada 2015, melewati masa putus‑nyambung hingga Vidi didiagnosa kanker pada 2019.

Pasangan itu akhirnya melamar pada 1 Desember 2021 dan menikah pada 15 Januari 2022, merayakan empat tahun pernikahan sebelum Vidi meninggal.

vidi aldiano menghembuskan napas terakhir pada 7 Maret 2026 setelah berjuang melawan kanker selama beberapa tahun.

Sheila menulis di Instagram, “Terima kasih telah mengisi 11 tahun terakhir dengan begitu banyak kegembiraan dan tawa. 10/10 would recommend.”

Ungkapan itu mendapat respon positif dari ribuan penggemar yang mengirimkan doa, dukungan, dan kata‑kata penghiburan.

Ayah Vidi, Harry Kiss, menyatakan keprihatinannya atas beban media sosial yang ditanggung Sheila setelah kepergian putranya.

Namun, kehadiran foto‑foto ulang tahun tersebut menenangkan banyak netizen yang sebelumnya khawatir tentang kondisi mental Sheila.

Di samping foto bersama Vidi, Sheila juga menambahkan gambar ulang tahun adik Vidi, Faishal Tanjung, menunjukkan kepeduliannya pada keluarga.

Febby menutup unggahannya dengan pesan, “Terima kasih telah mengatur ini @sheiladaisha. Semoga Allah jaga kamu selalu. Peluk erat!”

Penyebutan “Ibu Negara” oleh Febby mencerminkan peran Sheila sebagai figur sentral yang mempersatukan jaringan sahabat Vidi.

Sahabat‑sahabat yang hadir melaporkan suasana terasa seperti pertemuan keluarga, dengan tawa lepas dan doa bersama.

Beberapa peserta mengungkapkan, “Momen ini memberi kami ruang untuk mengenang Vidi tanpa harus menahan air mata, justru tertawa bersama.”

Acara tersebut juga menjadi platform bagi sahabat untuk saling menghubungi kembali, memperkuat jaringan yang sempat terputus oleh pandemi.

Sheila menekankan pentingnya menjaga kenangan hidup secara positif, sehingga warisan Vidi tetap hidup dalam hati para penggemar.

Selama dua hari setelah acara, postingan Sheila terus mendapat ribuan like dan komentar, menandakan dukungan luas dari publik.

Media sosial menyoroti bahwa perayaan ulang tahun almarhum dengan cara yang penuh kebersamaan merupakan langkah pemulihan emosional yang sehat.

Pakar psikologi publik mengingatkan bahwa ritual peringatan dapat membantu proses berduka, terutama bila melibatkan komunitas dekat.

Bagi Sheila, pertemuan ini bukan sekadar peringatan, melainkan wujud rasa syukur atas kebersamaan yang telah dilalui bersama Vidi.

Ia menutup catatan Instagramnya dengan doa “Al Fatihah sayangku”, menegaskan harapan spiritual terhadap almarhum.

Hingga kini, nama Vidi Aldiano tetap dikenang melalui musik, karya, dan dukungan komunitas yang terus menghidupkan kenangannya.

Sheila Dara terus mengelola akun media sosialnya dengan hati‑hati, menghindari sorotan berlebih sambil tetap berinteraksi dengan penggemar.

Keberhasilan acara tersebut menunjukkan bahwa cinta, persahabatan, dan rasa hormat dapat melampaui duka, memberi kekuatan bagi yang berduka.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.