Media Kampung – 10 April 2026 | Yogyakarta, 10 April 2026 – Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pimpinan Pusat Aisyiyah menyelenggarakan silaturahmi Idulfitri 1447 H untuk memperkuat ukhuwah antar elemen organisasi.

Acara berlangsung di kantor pusat Muhammadiyah Yogyakarta dan dihadiri oleh para pemimpin pusat serta keluarga Ketua Umum Muhammadiyah, Haidar Nashir.

Kehadiran keluarga pimpinan menambah nuansa kekeluargaan dan menegaskan komitmen bersama dalam melanjutkan tradisi silaturahmi.

Rapat dimulai dengan sambutan Hangat Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Siti Nurjannah Djohantini, yang menekankan pentingnya kebersamaan di bulan Syawal.

“Kami bersyukur dapat berkumpul pada momentum Idulfitri, momentum yang selalu mengingatkan pada nilai persaudaraan,” ujar Siti Nurjannah dalam sambutan singkat.

Baca juga:

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Muhammadiyah dan Aisyiyah menjadi kunci dalam menghadapi tantangan sosial‑ekonomi saat ini.

Selanjutnya, Haidar Nashir memberikan sambutan singkat yang menegaskan tekad organisasi untuk terus berkolaborasi dalam program keagamaan dan sosial.

“Kita akan terus memperkuat jaringan kerja sama, tidak hanya di tingkat pusat tetapi juga di seluruh cabang daerah,” kata Haidar Nashir.

Acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan antar anggota senior kedua organisasi, memperkuat jaringan pribadi di luar jalur formal.

Para peserta saling bertukar pengalaman tentang program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan di berbagai wilayah.

Diskusi singkat menyoroti keberhasilan program beasiswa Aisyiyah yang didukung oleh sumber daya Muhammadiyah.

Hasil diskusi menegaskan bahwa kolaborasi lintas bidang dapat meningkatkan efektivitas program sosial.

Selama istirahat, para tamu menikmati hidangan khas Lebaran, menciptakan suasana santai yang mempererat hubungan personal.

Suasana hangat ini dianggap penting untuk membangun kepercayaan yang berkelanjutan antara kedua organisasi.

Setelah makan bersama, dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Baca juga:

Doa tersebut memohon kelancaran pelaksanaan program kerja dan keberkahan bagi umat Indonesia.

Acara diakhiri dengan penyerahan simbolik berupa plakat penghargaan kepada Aisyiyah atas kontribusinya dalam bidang pendidikan.

Plakat tersebut diserahkan langsung oleh Haidar Nashir, menandai komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Para peserta menegaskan bahwa sinergi ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata untuk memberi dampak sosial yang lebih luas.

Dalam sesi tanya‑jawab, beberapa anggota menanyakan rencana aksi konkret untuk tahun 2026‑2027.

Jawaban yang diberikan menekankan pada program pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro, dan peningkatan layanan kesehatan.

Kesepakatan akhir mencakup pembentukan tim koordinasi khusus yang akan bertemu secara berkala.

Tim tersebut akan memantau pelaksanaan program bersama dan melaporkan kemajuan kepada pimpinan masing‑masing.

Penguatan ukhuwah ini diharapkan dapat memperkuat posisi kedua organisasi dalam menghadapi dinamika sosial Indonesia.

Para pemimpin menekankan bahwa kerja sama lintas organisasi merupakan bentuk tanggung jawab sosial keagamaan.

Baca juga:

Kegiatan silaturahmi ini juga menjadi contoh bagi cabang daerah untuk menyelenggarakan pertemuan serupa.

Sejumlah cabang di Jawa Tengah dan Jawa Timur telah menyatakan niat untuk mengadakan pertemuan serupa pada akhir tahun ini.

Hal ini menunjukkan bahwa model kolaborasi yang dipraktekkan di Yogyakarta dapat direplikasi secara nasional.

Dengan berakhirnya pertemuan, peserta kembali ke tugas masing‑masing dengan semangat baru untuk mewujudkan program bersama.

Silaturahmi Idulfitri 1447 H ini menegaskan kembali komitmen kuat Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam membangun persaudaraan dan sinergi antar elemen.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.