Media Kampung – 07 April 2026 | Menhaj Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan agar kenaikan harga avtur tidak menambah beban finansial jemaah haji.

Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan haji 2026, menjelang musim ibadah yang dijadwalkan pada bulan Dzulhijjah.

Harga avtur sempat naik sekitar 15 persen sejak awal tahun, menimbulkan kekhawatiran bagi anggaran kementerian.

Prabowo meminta kementerian untuk mencari solusi agar peningkatan biaya tidak dialihkan kepada jamaah.

Ia menekankan pentingnya efisiensi operasional maskapai penerbangan resmi dan penggunaan bahan bakar yang lebih ramah biaya.

Menhaj menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan cadangan anggaran khusus untuk menutupi selisih harga bahan bakar.

Cadangan tersebut diharapkan dapat menstabilkan tarif paket haji yang telah diumumkan kepada calon jamaah.

Selain itu, kementerian bekerja sama dengan maskapai nasional untuk menegosiasikan kontrak pembelian avtur jangka panjang.

Negosiasi ini diharapkan menghasilkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan pembelian spot di pasar internasional.

Menhaj juga menegaskan bahwa program subsidi bahan bakar akan tetap berjalan selama masa haji.

Subsidi ini diatur dalam kebijakan anggaran tahunan dan tidak memerlukan kontribusi tambahan dari jamaah.

Dalam pertemuan tersebut, Menhaj menginformasikan bahwa persiapan logistik sudah mencapai 85 persen.

Proses pengadaan tiket, akomodasi, serta transportasi darat telah selesai atau berada pada tahap akhir.

Namun, Menhaj mengakui bahwa peningkatan harga avtur dapat memengaruhi biaya operasional pesawat haji.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, kementerian akan meningkatkan penggunaan pesawat berbahan bakar alternatif bila memungkinkan.

Penelitian tentang penggunaan biofuel pada penerbangan haji sedang dipercepat oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara.

Jika hasilnya positif, sebagian penerbangan haji dapat beralih ke bahan bakar ramah lingkungan pada tahun berikutnya.

Prabowo menekankan bahwa kebijakan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga kesejahteraan jamaah haji.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tidak akan menurunkan kualitas layanan demi menekan biaya.

Menhaj menegaskan bahwa standar keamanan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama.

Setiap paket haji tetap harus memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan yang ditetapkan otoritas penerbangan sipil.

Kementerian juga meningkatkan koordinasi dengan otoritas bandara untuk mempercepat proses check‑in dan boarding.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan waktu tunggu dan mengurangi biaya operasional tambahan.

Selain aspek finansial, Menhaj menyoroti tantangan kesehatan jamaah, terutama terkait pandemi Covid‑19 yang masih menjadi perhatian.

Kementerian telah menyiapkan prosedur vaksinasi lengkap dan tes PCR sebelum keberangkatan.

Dengan prosedur tersebut, diharapkan tidak ada penundaan yang dapat menambah beban biaya tambahan.

Prabowo menutup rapat dengan menekankan bahwa semua pihak harus bersinergi demi tercapainya haji yang layak dan terjangkau.

Ia berharap kebijakan ini dapat menjadi contoh pengelolaan anggaran publik yang responsif terhadap perubahan ekonomi global.

Menhaj menegaskan bahwa kementerian akan terus memantau harga avtur dan menyesuaikan kebijakan bila diperlukan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan jamaah haji 2026 dapat melaksanakan ibadah tanpa harus menanggung kenaikan biaya bahan bakar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.