Media Kampung – 03 April 2026 | Kepengurusan PCNU Banyuwangi periode 2026-2030 resmi dilantik pada Sabtu 4 April 2026 di Pondok Pesantren Minhajut Thullab. Pelantikan ini dilaksanakan setelah Surat Keputusan (SK) pusat PBNU diterbitkan.

Rais Syuriyah Fahrudin Manan dan Ketua Tanfidziyah Ahmad Turmudi akan memimpin struktur organisasi yang baru. Kedua tokoh ini sebelumnya terpilih melalui forum Ahlul Halli wal Aqdi dan Konfercab NU XIV.

Pengumuman SK diterima pada Kamis 2 April 2026 lewat rapat pleno PBNU. Menyadari jadwal yang singkat, pengurus PCNU Banyuwangi mengadakan rapat darurat untuk mempercepat persiapan.

“Alhamdulillah, SK akhirnya terbit. Kami akan bekerja keras menyiapkan pelantikan meski waktunya sangat mepet,” kata Ahmad Turmudi dalam rapat tersebut. Ia menambahkan bahwa undangan telah disebar ke seluruh ranting, MWC, lembaga, dan elemen terkait.

Secara total sekitar 1.500 undangan telah didistribusikan dalam waktu singkat. Turmudi meminta maaf atas kesan mendadak karena informasi SK juga baru diterima secara tiba‑tiba.

Fahrudin Manan mengaku lega setelah konfirmasi pelantikan diterima. Ia menekankan komunikasi intensif dengan PBNU selama proses penerbitan SK.

“Sebagai tuan rumah, kami akan menyiapkan acara sebaik mungkin. Pelantikan juga kami rangkaikan dengan Haul ke-47 Al‑Maghfurlah KH Abdul Mannan, pendiri Ponpes Minhajut Thullab,” ujar Manan.

Ketua panitia pelantikan, H. Junaedi, menyatakan panitia telah bergerak cepat sejak awal. Persiapan meliputi penyediaan panggung besar, sistem tata suara, dan fasilitas GOR ponpes.

Acara akan disiarkan secara live streaming oleh JTV untuk menjangkau peserta yang tidak dapat hadir. Pengamanan dilaksanakan oleh Banser dan Pagar Nusa.

Junaedi menambahkan bahwa seluruh kebutuhan logistik telah dikoordinasikan dengan pihak terkait. Ia berharap acara berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Ahmad Turmudi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah pada Konfercab NU XIV yang dilaksanakan di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat Blokagung pada 8 Januari 2026. Pilihan tersebut didukung oleh mayoritas delegasi wilayah.

Sementara itu, Fahrudin Manan terpilih sebagai Rais Syuriyah melalui mekanisme forum Ahlul Halli wal Aqdi. Kedua pemimpin ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PCNU dan lembaga keagamaan lainnya.

Pelantikan di Ponpes Minhajut Thullab sekaligus menjadi ajang peringatan Haul KH Abdul Mannan. Upacara tersebut mencerminkan hubungan historis antara lembaga pendidikan Islam dan organisasi keagamaan di banyuwangi.

Para tokoh daerah, tokoh pesantren, serta perwakilan organisasi kepemudaan diundang untuk menyaksikan prosesi pelantikan. Kehadiran mereka diharapkan menambah legitimasi dan dukungan bagi kepengurusan baru.

Pengurus baru PCNU Banyuwangi menargetkan peningkatan program dakwah, pendidikan, dan sosial ekonomi selama masa jabatan 2026‑2030. Fokus utama adalah memperluas jaringan lembaga keagamaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Rencana kerja mencakup pelatihan kader, pengembangan fasilitas ibadah, serta kolaborasi dengan institusi pemerintah daerah. Semua program akan dievaluasi secara periodik untuk memastikan pencapaian target.

Pelantikan ini menandai awal masa transisi yang diharapkan membawa perubahan positif bagi komunitas Muslim di Banyuwangi. Keberhasilan persiapan dalam waktu singkat menjadi bukti komitmen anggota PCNU.

Pihak panitia juga menyiapkan dokumentasi resmi berupa foto dan video sebagai arsip organisasi. Dokumentasi tersebut akan dipublikasikan di media resmi PCNU dan PBNU.

Seluruh proses pelantikan dilakukan sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Penyelenggara memastikan penerapan jarak aman, penggunaan masker, dan sanitasi ruangan.</n

Dengan selesainya pelantikan, PCNU Banyuwangi resmi memasuki fase operasional kepengurusan baru. Harapan besar diletakkan pada kemampuan pimpinan untuk menggerakkan sinergi lintas lembaga.

Pengurus baru menyatakan komitmen untuk melayani masyarakat dengan integritas, transparansi, dan akhlak mulia. Mereka menutup pernyataan dengan doa agar kepengurusan berjalan lancar hingga akhir masa jabatan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.