Peringatan Hari Besar Islam Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026 bukan hanya momentum seremonial, tetapi kesempatan besar untuk memperbanyak amalan sunnah yang bernilai ibadah tinggi.
Isra Miraj merupakan peristiwa agung yang menandai turunnya perintah shalat lima waktu, sehingga seluruh amalan yang dilakukan pada momentum ini sepatutnya berorientasi pada penguatan iman, shalat, dan akhlak.
Berikut rangkuman amalan sunnah Isra Miraj yang dianjurkan para ulama dan dapat diamalkan oleh umat Islam secara pribadi maupun berjamaah.
1. Memperbaiki dan Menjaga Shalat Lima Waktu
Amalan paling utama dalam peringatan Isra Miraj adalah memperbaiki kualitas shalat. Shalat adalah “oleh-oleh” langsung Rasulullah SAW dari perjalanan Mi’raj.
Bentuk pengamalan:
- Menjaga shalat tepat waktu
- Menyempurnakan rukun dan khusyuk
- Menambah shalat sunnah rawatib
Isra Miraj mengingatkan bahwa shalat adalah mi’rajnya orang beriman.
2. Melaksanakan Puasa Sunnah Rajab
Bulan Rajab termasuk bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Banyak ulama menganjurkan puasa sunnah di bulan Rajab, termasuk menjelang atau pada hari Isra Miraj.
Puasa ini menjadi sarana:
- Membersihkan jiwa
- Melatih kesabaran
- Meningkatkan kepekaan spiritual
Meski tidak ada puasa khusus wajib di tanggal 27 Rajab, puasa sunnah tetap bernilai pahala besar.
3. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Dzikir menjadi amalan ringan namun sangat dianjurkan saat Isra Miraj. Umat Islam dianjurkan memperbanyak:
- Istighfar
- Tasbih, tahmid, dan takbir
- Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Dzikir membantu membersihkan hati, sebagaimana Rasulullah SAW disucikan sebelum Mi’raj.
4. Membaca Shalawat Nabi
Isra Miraj tidak bisa dilepaskan dari keagungan Rasulullah SAW. Karena itu, memperbanyak shalawat menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan.
Shalawat:
- Mendatangkan rahmat Allah
- Menjadi sebab terkabulnya doa
- Menguatkan cinta kepada Rasulullah SAW
Amalan ini dapat dilakukan kapan saja, terutama pada malam dan hari Isra Miraj.
5. Membaca dan Mentadabburi Al-Qur’an
Isra Miraj juga merupakan momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Salah satu ayat yang dianjurkan untuk dibaca adalah QS. Al-Isra ayat 1, yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW.
Selain membaca, umat Islam dianjurkan:
- Mentadabburi makna ayat
- Mengaitkan pesan Al-Qur’an dengan kehidupan sehari-hari
6. Mengikuti Pengajian atau Ceramah Isra Miraj
Amalan sunnah yang bernilai sosial dan edukatif adalah menghadiri pengajian Isra Miraj, baik di masjid, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.
Melalui pengajian:
- Umat Islam memahami hikmah Isra Miraj
- Nilai shalat dan akhlak diperkuat
- Ukhuwah Islamiyah semakin erat
7. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan
Sedekah menjadi amalan sunnah yang dianjurkan di setiap waktu, termasuk pada momentum Isra Miraj.
Bentuk sedekah:
- Membantu fakir miskin
- Memberi makan orang lain
- Menyantuni anak yatim
Sedekah merupakan wujud nyata pengamalan iman dalam kehidupan sosial.
8. Muhasabah dan Taubat Diri
Isra Miraj mengajarkan bahwa sebelum “naik” menghadap Allah, hati harus disucikan. Karena itu, muhasabah dan taubat menjadi amalan penting.
Umat Islam dianjurkan:
- Merenungi kesalahan diri
- Memohon ampunan kepada Allah
- Bertekad memperbaiki diri ke depan
Penutup
Peringatan Isra Miraj 2026 bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum perubahan spiritual. Amalan sunnah yang dilakukan pada hari ini diharapkan menjadi awal perbaikan kualitas ibadah sepanjang tahun.
Dengan menghidupkan shalat, dzikir, puasa, dan amal sosial, Isra Miraj akan benar-benar terasa maknanya, bukan hanya di kalender, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

















Tinggalkan Balasan