Media Kampung – 11 April 2026 | Surabaya terus menarik perhatian wisatawan dengan kombinasi kuliner legendaris, fasilitas makan 24 jam, dan jaringan museum yang kaya sejarah.

Lontong balap, rawon, rujak cingur, sate klopo, dan tahu tek tetap menjadi rekomendasi utama bagi pengunjung yang mengincar cita rasa otentik kota pahlawan.

Setiap hidangan disajikan dengan harga terjangkau, menjadikannya pilihan ekonomis tanpa mengorbankan kualitas rasa.

Pedagang di Lontong Balap Garuda Pak Gendut menegaskan, “Rasa gurih dan tekstur lontong membuat pelanggan kembali setiap hari.”

Di Rawon Setan Mbak Endang, daging sapi empuk berpadu dengan kuah kluwek hitam pekat, melengkapi nasi, tauge, dan telur asin.

Rawon dianggap simbol kekuatan rasa Surabaya, kata seorang pelanggan tetap, “Kuahnya kaya rempah, cocok untuk sarapan pagi.”

Rujak cingur menonjolkan perpaduan buah segar, sayur, lontong, dan irisan cingur yang dibaluri bumbu petis kental.

Pengunjung pertama kali mencicipi rujak cingur sering mengaku terkejut, namun kemudian menjadi ketagihan.

Sate klopo Ondomohen Bu Asih menawarkan daging berbalut kelapa parut sebelum dibakar, menghasilkan aroma khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

Seorang penggemar sate menyatakan, “Kelapa menambah kelezatan, jadi saya pilih sate klopo tiap akhir pekan.”

Tahu tek, dengan kombinasi tahu goreng, telur, lontong, kentang, dan tauge, disajikan bersama saus petis kacang yang kental, menjadi pilihan praktis malam hari.

Pemilik warung menambahkan, “Suara gunting memotong bahan memberi nama unik, namun rasa tetap menjadi prioritas.”

Selain kuliner, Surabaya menyediakan lima tempat makan 24 jam yang melayani kebutuhan malam hingga dini hari, termasuk Depot Sederhana, Kedai Ciamso, Penyetan Bang Ali, Warung Makan Tegal, dan Winglok Hongkong Dimsum.

Depot Sederhana terkenal dengan variasi lauk lengkap, sementara Kedai Ciamso menjadi spot nongkrong dengan kopi dan camilan.

Penyetan Bang Ali menawarkan penyet ayam, ikan, dan cumi dengan sambal yang dapat disesuaikan tingkat kepedasannya.

Warung Makan Tegal menyajikan menu sederhana dengan harga murah, dan Winglok Hongkong Dimsum melayani pencinta masakan Cina sepanjang malam.

Kota ini juga memiliki 14 museum yang menampilkan warisan sejarah, mulai dari House of Sampoerna yang menggabungkan pabrik rokok aktif dengan galeri, hingga Museum 10 Nopember yang menelusuri perjuangan kemerdekaan.

Setiap museum menawarkan program edukasi dan koleksi yang beragam, menarik minat pelajar dan turis internasional.

Harga emas Antam hari ini naik menjadi Rp 2.860.000 per gram, mencerminkan tren pasar global dan meningkatkan minat investor lokal.

Para pedagang logam mulia di Surabaya mencatat peningkatan penjualan, terutama menjelang periode libur akhir tahun.

Kombinasi atraksi kuliner, fasilitas 24 jam, dan warisan budaya menjadikan Surabaya destinasi yang terus berkembang, sekaligus menawarkan peluang investasi melalui komoditas emas.

Pengunjung yang datang ke Surabaya kini dapat menikmati rasa otentik, menelusuri sejarah, dan memantau pergerakan harga emas dalam satu perjalanan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.