Media Kampung – 04 April 2026 | Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari resmi meluncurkan gerakan ‘Bike to Work’ pada Jumat, 27 Maret, dalam acara apel bersama di Lapangan Sasana Abhipraya.

Gerakan ini menargetkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersepeda ke tempat kerja setiap hari Jumat sebagai kebiasaan rutin.

Ika menegaskan bahwa program bukan sekadar simbol, melainkan komitmen jangka panjang yang harus dipertahankan oleh seluruh pegawai.

Tiga tujuan utama gerakan tersebut meliputi pengurangan konsumsi BBM nasional sebesar 20 persen sesuai arahan Presiden, peningkatan kebugaran ASN, serta penurunan polusi udara di kota.

Dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, diharapkan emisi karbon turun dan kualitas udara membaik, yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Ika menambahkan, ‘Setiap Jumat kita harus bersama-sama berangkat kerja dengan bersepeda, demi lingkungan yang lebih bersih dan kesehatan yang lebih baik.’

Untuk mendukung kenyamanan, pejabat kota memberikan kelonggaran berpakaian, memperbolehkan ASN mengenakan pakaian kasual atau olahraga pada hari Jumat.

Kebijakan pakaian ini tetap menuntut standar kesopanan dan profesionalitas dalam melayani publik selama jam kerja.

Pihak Pemkot juga menyiapkan jalur sepeda khusus dan area parkir sepeda di sekitar kantor pemerintahan untuk mempermudah peserta.

Fasilitas tersebut mencakup tempat parkir yang aman, lampu penerangan, serta tanda arah yang memandu pengendara ke titik masuk kantor.

Pemerintah daerah berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain di Jawa Timur serta menginspirasi warga untuk beralih ke moda transportasi ramah lingkungan.

Analisis ahli transportasi menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan sepeda dapat mengurangi kemacetan dan menurunkan biaya operasional transportasi publik.

Selain manfaat lingkungan, bersepeda secara rutin dapat meningkatkan stamina, menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, dan memperbaiki mood kerja ASN.

Program ini juga selaras dengan agenda nasional untuk meningkatkan kualitas udara, terutama di kota‑kota industri yang mengalami tingkat polusi tinggi.

Kota Mojokerto, dengan populasi sekitar 600 ribu jiwa, telah mencatat peningkatan partisipasi warga dalam kegiatan bersepeda selama beberapa bulan terakhir.

Data lokal menunjukkan penurunan konsumsi bensin pada hari Jumat sejak peluncuran program, meskipun angka pasti belum dipublikasikan.

Pihak pemkot berjanji akan melakukan evaluasi bulanan untuk menilai dampak program terhadap emisi, kesehatan ASN, dan kepuasan peserta.

Jika hasil evaluasi positif, kemungkinan akan diperluas menjadi program harian atau melibatkan sektor swasta.

Wali Kota menutup acara dengan mengajak semua ASN untuk memulai hari dengan mengayuh sepeda, menekankan pentingnya aksi kecil yang berdampak besar.

Gerakan ‘Bike to Work’ kini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kota Mojokerto dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.