Media Kampung – 04 April 2026 | Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, meluncurkan program “Bike to Work” yang dilaksanakan setiap Jumat sejak 27 Maret 2026. Program ini mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota untuk bersepeda ke kantor sekaligus melakukan kerja bakti.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari pegawai negeri di kota itu. Mereka menilai kebijakan ini dapat meningkatkan aktivitas fisik sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.
Beberapa ASN menyatakan program ini memotivasi mereka untuk lebih aktif berolahraga. Sebagai contoh, Imam Mustakim menilai bahwa bersepeda ke kantor dapat menurunkan konsumsi bahan bakar fosil secara kasat mata.
Imam Mustakim menambahkan bahwa pegawai yang tinggal jauh dari kantor tetap mengalami kendala karena harus menggunakan kendaraan bermotor. Namun, ia berharap penyediaan fasilitas parkir sepeda dapat mengatasi masalah tersebut.
Rekan sejawatnya, Wahyu Imam Prasetyo, juga mengapresiasi program tersebut. Ia mengatakan bahwa “Bike to Work” mengubah kebiasaan malas bergerak menjadi dorongan untuk beraktivitas.
Wahyu menegaskan bahwa ia pribadi menyukai olahraga sehingga program ini terasa menyenangkan dan bermanfaat. Ia berharap lebih banyak ASN akan ikut serta secara rutin.
Pemerintah Kota Mojokerto menyiapkan jalur sepeda khusus di beberapa ruas utama kota. Jalur tersebut dirancang untuk meningkatkan keamanan pengendara sepeda selama perjalanan ke kantor.
Selain jalur, balai kota menyediakan area parkir sepeda yang dilengkapi dengan kunci gembok. Fasilitas ini diharapkan mempermudah ASN dalam menyimpan sepeda selama jam kerja.
Wali Kota sendiri berpartisipasi aktif dengan bersepeda setiap Jumat. Ia mencontohkan komitmen pribadi terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
Pada peluncuran pertama, sekitar seratus ASN tampak menggunakan sepeda untuk menuju kantor. Jumlah tersebut diproyeksikan akan meningkat seiring sosialisasi program.
Data awal menunjukkan penurunan penggunaan kendaraan pribadi pada hari Jumat. Pengurangan ini berdampak pada penurunan emisi karbon dan konsumsi bahan bakar.
Pemerintah kota menargetkan pengurangan emisi CO2 sebesar lima persen dalam setahun pertama. Target ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat tentang efisiensi energi.
Program “Bike to Work” juga diintegrasikan dengan kegiatan kerja bakti di area sekitar kantor. ASN yang bersepeda dapat langsung berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan atau penghijauan.
Kegiatan kerja bakti tersebut melibatkan petugas kebersihan, teknisi, dan staf administrasi. Sinergi ini memperkuat rasa kebersamaan antar pegawai.
Selain manfaat lingkungan, program ini diharapkan meningkatkan kesehatan mental ASN. Bersepeda secara rutin dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan konsentrasi kerja.
Penelitian internal menunjukkan penurunan keluhan sakit kepala dan kelelahan pada ASN yang rutin bersepeda. Hal ini menambah nilai ekonomis bagi institusi.
Pemerintah kota berencana menambah insentif berupa voucher kesehatan bagi ASN yang berpartisipasi selama enam bulan berturut‑turut. Insentif tersebut bertujuan memperkuat keberlanjutan kebiasaan.
Program ini juga mendapat dukungan dari dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup. Kedua dinas berkolaborasi menyediakan pelatihan keselamatan bersepeda bagi ASN.
Sosialisasi program dilakukan melalui rapat kerja, poster, dan grup pesan internal. Informasi tersebut menekankan prosedur penggunaan jalur, parkir, dan pelaporan partisipasi.
Masyarakat umum juga diundang untuk mengikuti program serupa pada akhir pekan. Pemerintah kota berharap budaya bersepeda dapat meluas ke seluruh warga Mojokerto.
Evaluasi bulanan akan dilakukan untuk memantau partisipasi dan dampak lingkungan. Hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan perbaikan kebijakan di masa depan.
Dengan respons positif dari ASN dan dukungan lintas sektor, program “Bike to Work” diperkirakan menjadi model bagi kota lain di Jawa Timur. Upaya ini mencerminkan komitmen Mojokerto terhadap kesehatan, efisiensi energi, dan kelestarian lingkungan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan