Media Kampung – 11 April 2026 | OKU Timur pada 11 April 2026 menghadapi kondisi cuaca yang didominasi hujan serta melaksanakan rangkaian kegiatan penting, termasuk jadwal SPMB dan program bedah rumah oleh Polri.

Menurut Badan Meteorologi, sebagian besar wilayah OKU Timur diprediksi mengalami hujan lebat sepanjang hari, dengan intensitas yang bervariasi antar kecamatan.

Beberapa kecamatan, antara lain Pagar Alam Utara dan Lembak, diberi peringatan khusus untuk potensi petir yang dapat mengancam keselamatan publik.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengumumkan jadwal lengkap Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) tahun ajaran 2026, mencakup periode pendaftaran hingga akhir Mei.

Disdikbud menegaskan bahwa semua proses seleksi harus bebas dari pungutan biaya apapun, menolak praktik illegal fee yang sering terjadi di beberapa daerah.

Ratusan siswa dari seluruh kabupaten diharapkan mendaftar ke perguruan tinggi negeri maupun swasta yang terdaftar dalam portal resmi, dengan persyaratan dokumen yang telah disederhanakan.

Cuaca hujan diperkirakan akan mempengaruhi mobilitas transportasi umum, terutama bagi pelajar yang harus menempuh jarak jauh ke pusat kota untuk mengikuti tes masuk.

Di sisi lain, Polres OKU Timur meluncurkan program bedah rumah yang menargetkan 14 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Pulau Negara, Kecamatan BP Peliung.

Program ini merupakan inisiatif Kapolres AKBP Adik Listiyono bekerja sama dengan pemerintah daerah, dengan fokus pada perbaikan struktural dan penyediaan material bangunan.

Salah satu penerima bantuan adalah Finang, 70‑tahun, seorang buruh tani yang rumahnya sebelumnya tidak layak huni; rumah baru berukuran 6×6 meter dilengkapi satu kamar tidur.

Wakapolres Kompol Robhinson menekankan, “Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan.”

Kapolres Listiyono menambahkan bahwa rumah layak menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang keluarga dan generasi selanjutnya.

Material bangunan disumbangkan oleh kepolisian, sementara proses konstruksi dilakukan secara gotong‑royong bersama warga setempat.

Acara dimulai dengan peletakan batu pertama pada pukul 09.00 WIB, diikuti kerja bakti personel Polres bersama warga untuk mengangkut bahan dan mengaduk semen.

Kegiatan ini dijalankan secara serentak dengan Polda Sumatera Selatan melalui konferensi Zoom, menandakan koordinasi lintas daerah dalam rangka HUT Bhayangkara ke‑80.

Para peserta mengharapkan peningkatan kesejahteraan melalui rumah yang lebih aman, sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga penerima bantuan.

Secara bersamaan, petani di wilayah Komering melaporkan penurunan hasil panen akibat perubahan iklim, menambah tekanan pada sektor pertanian setempat.

Dengan cuaca yang tidak menentu, program pemerintah dan kepolisian diharapkan dapat menstabilkan kondisi sosial‑ekonomi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi ancaman alam.

Keseluruhan langkah ini mencerminkan upaya terpadu OKU Timur dalam mengatasi tantangan cuaca, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat secara simultan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.