Media Kampung – 01 April 2026 | Upacara resmi penyematan tanda pangkat baru dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret di Aula Sahardjo Lapas Kelas IIA Banyuwangi, dipimpin oleh Kalapas I Wayan Nurasta Wibawa. Acara tersebut mempertemukan 30 pegawai yang menerima penghargaan tersebut.

Kelompok 30 pegawai mencakup peningkatan pangkat reguler serta kenaikan melalui skema penyesuaian ijazah Strata 1, menandakan kombinasi antara pengalaman kerja dan kualifikasi akademik. Kedua jalur tersebut menunjukkan kebijakan internal Lapas dalam menyesuaikan jenjang karier.

Kalapas secara langsung menempelkan setiap tanda pangkat dan menyampaikan ucapan selamat kepada masing‑masing penerima. Proses tersebut menegaskan prosedur formal serta penghargaan pribadi terhadap pencapaian tiap individu.

Dalam sambutan pembuka, Wayan menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas administratif. Ia menekankan perlunya peningkatan kinerja konkret seiring bertambahnya strip pangkat.

Kalapas menambahkan bahwa semakin tinggi pangkat yang diemban, maka tanggung jawab yang harus dipikul juga semakin besar. Ia meminta para pegawai yang baru dipromosikan untuk menyesuaikan standar kerja mereka.

Penekanan pada kedisiplinan dan integritas menjadi bagian penting dari pesan tersebut. Wayan berharap para penerima dapat menjadi contoh bagi rekan kerja dalam menjalankan tugas sehari‑hari.

Bagi pegawai yang memperoleh pangkat melalui penyesuaian ijazah S1, Wayan mendorong perubahan pola pikir menuju kontribusi yang lebih nyata. Ia menekankan pentingnya inovasi dan inisiatif dalam lingkungan kerja.

Direktur menegaskan bahwa kualitas layanan kepada warga binaan dan masyarakat tergantung pada inovasi serta komitmen kuat dari semua tingkatan. Peningkatan kompetensi dianggap kunci bagi keberhasilan misi Lapas.

Seluruh jajaran struktural dan staf hadir sebagai saksi dukungan terhadap program pengembangan karier ini. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kolektif terhadap profesionalisasi lembaga.

Acara ini selaras dengan upaya pemerintah dalam memprofesionalkan layanan pemasyarakatan dan memastikan bahwa promosi jabatan mendukung tujuan organisasi. Kebijakan tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas operasional.

Pengamat menilai bahwa promosi semacam ini dapat meningkatkan moral pegawai serta membantu retensi, asalkan ekspektasi kinerja disampaikan dengan jelas. Kesesuaian antara tanggung jawab baru dan kapasitas individu menjadi faktor penentu.

Kalapas menutup upacara dengan menegaskan bahwa tanda pangkat baru tidak hanya simbol pencapaian pribadi, melainkan juga janji untuk memperkuat kinerja Lapas Banyuwangi ke depan. Ia mengajak seluruh staf menjaga standar tinggi dalam setiap tindakan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.