Media Kampung – 01 April 2026 | Pada Senin (30/3/2026), Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, mengunjungi kantor Satpas untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya dengan mengikuti prosedur standar tanpa memanfaatkan jalur khusus. Tindakan tersebut dipublikasikan sebagai wujud komitmen pribadi terhadap kepatuhan aturan.

Langkah itu menegaskan bahwa pejabat tinggi tetap tunduk pada proses yang sama seperti warga biasa, tanpa mengedepankan jabatan. Hal ini dianggap contoh konkret integritas dalam pelayanan publik.

Irwanto menegaskan bahwa penerapan nilai kepatuhan, kepedulian, dan tanggung jawab menjadi landasan utama Polres Kotamobagu dalam membangun kepercayaan masyarakat. Menurutnya, ketiga nilai tersebut harus tercermin dalam setiap tindakan aparat.

Dalam berbagai kesempatan, Kapolres selalu menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan sebagai kunci profesionalisme polisi. Kepedulian, di sisi lain, mencerminkan pendekatan humanis dalam melayani kebutuhan warga.

Tanggung jawab, ia katakan, merupakan wujud dedikasi nyata seorang anggota Polri dalam mengemban amanah negara. Setiap petugas diharapkan mengeksekusi tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab, baik dalam penegakan hukum maupun layanan administratif.

Selama kunjungan, Irwanto melengkapi semua tahapan mulai dari pendaftaran, pembayaran biaya, hingga penyerahan dokumen, persis seperti pemohon pada umumnya. Petugas Satpas memprosesnya tanpa memberikan perlakuan istimewa, memperkuat prinsip kesetaraan.

Pengamat internal mencatat bahwa prosedur yang dijalani oleh Kapolres tidak berbeda dengan proses rutin yang diterapkan pada publik luas. Observasi ini memperkuat persepsi bahwa hukum berlaku sama bagi semua pihak.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya Polres Kotamobagu meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat legitimasi institusi di mata masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat keluhan serta meningkatkan kepuasan pengguna layanan publik.

Selain pengurusan SIM, satuan kerja Polri di daerah tersebut aktif dalam pengaturan lalu lintas, pengamanan acara warga, dan aksi kemanusiaan yang langsung menyentuh komunitas setempat. Semua program tersebut dijalankan berlandaskan nilai yang sama, yakni kepatuhan, kepedulian, dan tanggung jawab.

Dalam sambutan singkat, Irwanto menyatakan, “Setiap personel harus mampu menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, baik dalam penegakan hukum maupun pelayanan publik, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” Pernyataan itu menegaskan komitmen pribadi sang kepala kepolisian terhadap standar etika profesi.

Para pakar tata kelola publik menilai tindakan serupa dapat memperkuat legitimasi kepolisian, khususnya di tingkat regional, dimana kepercayaan masyarakat menjadi faktor kunci efektivitas penegakan hukum. Contoh konkret seperti ini dapat menjadi model bagi institusi lain dalam menerapkan prinsip good governance.

Dengan meneladani prosedur resmi, Kapolres Kotamobagi berharap seluruh anggota Polri akan menelusuri jalur yang sama, menjunjung tinggi integritas, dan memperkuat ikatan antara aparat dan warga. Langkah tersebut menutup rangkaian upaya memperbaiki citra institusi serta memastikan pelayanan publik yang aman, tertib, dan akuntabel.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.