Media Kampung – 01 April 2026 | Perumda Tirtayasa, perusahaan air minum milik pemerintah Kota Pekalongan, menyampaikan ucapan selamat pada peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Pekalongan tahun 2026.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan melalui kanal komunikasi publik pada tanggal 31 Maret 2026.
Ucapan tersebut menekankan kebanggaan atas sejarah panjang kota yang telah melintasi lebih dari satu abad.
Pihak perusahaan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan layanan air bersih bagi seluruh warga.
Kepala Perumda Tirtayasa, Ir. Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa perayaan hari jadi menjadi momentum evaluasi capaian pembangunan.
Ia menambahkan bahwa target jaringan pipa air tahun 2026 telah tercapai 98 persen, mendekati sasaran 100 persen.
Dalam rapat internal, para manajer unit operasional membahas strategi pengurangan kehilangan air (non-revenue water) hingga 5 persen.
Upaya tersebut meliputi pemasangan meter pintar dan perbaikan kebocoran pada jaringan lama.
Ir. Ahmad Fauzi menyoroti bahwa peningkatan kualitas air minum kini mencapai standar baku mutu nasional.
Ia mencatat bahwa hasil uji laboratorium bulan Februari 2026 menunjukkan nilai kekeruhan dan logam berat berada di bawah ambang batas.
Sebagai bentuk apresiasi, Perumda Tirtayasa mengirimkan kartu ucapan resmi kepada Walikota Pekalongan, H. Budi Santoso.
Kartu tersebut berisi harapan agar kota terus berkembang menjadi pusat perdagangan batik yang berdaya saing internasional.
Pada kesempatan yang sama, Walikota menanggapi dengan menyatakan dukungan penuh terhadap program penyediaan air bersih.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat dalam mengatasi tantangan infrastruktur.
Pemerintah kota juga mengumumkan rencana pembangunan tiga instalasi pengolahan air tambahan pada akhir 2026.
Proyek tersebut diharapkan dapat menambah kapasitas produksi air bersih sebesar 15 juta liter per hari.
Investasi total diperkirakan mencapai 120 miliar rupiah, sebagian besar didanai melalui pinjaman pemerintah pusat.
Perumda Tirtayasa berjanji akan mengelola dana tersebut secara transparan dan akuntabel.
Selain peningkatan kapasitas, perusahaan juga berencana memperluas program edukasi hemat air di sekolah-sekolah.
Program edukasi melibatkan guru dan siswa dalam kampanye pengurangan penggunaan air pada kegiatan harian.
Data survei internal menunjukkan penurunan konsumsi per kapita sebesar 3,2 persen sejak 2023.
Penurunan tersebut diatributkan pada kesadaran masyarakat yang meningkat setelah kampanye media sosial.
Perumda Tirtayasa juga meluncurkan aplikasi mobile baru untuk memudahkan pelaporan gangguan layanan.
Aplikasi tersebut memungkinkan warga melaporkan kebocoran atau kualitas air secara real time.
Sejak peluncuran beta pada awal tahun, aplikasi telah mencatat lebih dari 1.200 laporan yang ditindaklanjuti.
Pihak teknis menilai responsivitas penanganan gangguan meningkat dari rata-rata 48 jam menjadi 24 jam.
Ir. Ahmad Fauzi menegaskan bahwa kepuasan pelanggan menjadi indikator utama evaluasi kinerja perusahaan.
Ia menambahkan bahwa survei kepuasan pelanggan 2025 menunjukkan nilai indeks kepuasan mencapai 84,5 poin.
Nilai tersebut menandakan perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di 78 poin.
Pada hari perayaan, Perumda Tirtayasa turut berpartisipasi dalam lomba kebersihan sungai Batang.
Tim perusahaan berhasil menjuarai kategori pengelolaan limbah cair dengan skor tertinggi.
Keberhasilan ini mencerminkan integrasi antara layanan air bersih dan pelestarian lingkungan.
Pemerintah kota menyiapkan serangkaian acara budaya, pameran batik, dan lomba kuliner untuk memperingati Hari Jadi.
Acara tersebut diharapkan menarik wisatawan domestik serta meningkatkan pendapatan sektor pariwisata lokal.
Perumda Tirtayasa menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh warga untuk berperan aktif menjaga kebersihan dan kualitas air.
Harapan bersama adalah agar Pekalongan terus maju menjadi kota yang bersih, sehat, dan berdaya saing di tingkat nasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan