Media Kampung – 29 Maret 2026 | Dewan Pengurus Pusat PKB resmi memulai mekanisme penjaringan kandidat yang akan memimpin DPC PKB Jember untuk periode lima tahun mendatang, dengan mengandalkan aplikasi Simpel dan sistem SMS.
Ketua Panitia Musyawarah Cabang, Nurhuda Candra Hidayat, menyatakan bahwa proses seleksi kali ini bersifat ketat, berbasis kinerja, dan didukung teknologi informasi.
Aplikasi Simpel (Sistem Informasi dan Manajemen Pelaporan Kinerja Kader PKB) digunakan untuk memantau rekam jejak kepengurusan sebelumnya serta performa kader di lapangan.
Kandidat yang terjaring tidak langsung ditetapkan; mereka harus melewati Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang melibatkan pihak eksternal demi menjaga objektivitas.
“UKK tahap pertama akan dilaksanakan pada pertengahan April mendatang, bekerja sama dengan akademisi Universitas Malang,” ujar Candra dalam keterangan resmi.
Setelah lolos tahap UKK pertama, kandidat akan kembali disaring melalui proses wilayah (DPW) dan kemudian menjalani UKK tahap kedua yang dipimpin langsung oleh tim screening DPP PKB.
Daftar nama resmi akan diumumkan setelah rapat pleno DPC selesai, menandai akhir proses penyaringan.
Penetapan dan pelantikan ketua terpilih akan dilaksanakan secara terpusat di Jakarta, bersamaan dengan pelantikan seluruh pengurus DPC lain di seluruh Indonesia.
Candra menekankan bahwa penggunaan aplikasi Simpel dan SMS meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam proses seleksi.
Langkah ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan yang lebih kompeten dan meningkatkan kepercayaan kader PKB di Jember.
DPP PKB berharap model seleksi berbasis teknologi dan penguji eksternal ini dapat menjadi contoh bagi partai lain dalam memperkuat tata kelola internal di tingkat daerah.
Dengan mekanisme yang terstruktur, proses suksesi kepengurusan PKB Jember diproyeksikan selesai tepat waktu dan menghasilkan pimpinan yang siap menghadapi tantangan politik ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan