Media Kampung – 05 April 2026 | Pada hari Minggu, 5 April 2026, Dinas Pengairan dan Penyuluhan (PU) Kabupaten Banyuwangi resmi meresmikan Embung Lider yang terletak di Dusun Lider, Desa Sumberarum. Acara dihadiri perwakilan HIPPA, para petani, kepala desa, serta warga sekitar sebagai saksi peluncuran fasilitas irigasi baru.
Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Srono, Joko Setyono, menyatakan bahwa ketersediaan air irigasi yang merata menjadi faktor kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah Songgon.
Sebelumnya, jaringan saluran irigasi di daerah tersebut mengalami kerusakan parah akibat bencana alam pada tahun 2023, yang mengakibatkan distribusi air ke lahan pertanian terhambat. Rehabilitasi yang selesai kini mengembalikan aliran normal.
Embung yang baru dioperasikan mampu mengairi lahan sawah seluas 636 hektare, mencakup tiga desa, yaitu Temuasri, Temuguruh, dan Karangsari. Kapasitas ini diharapkan menutup kebutuhan air musim tanam mendatang.
Rizky menambahkan, ‘Dengan tersedianya embung ini, kami yakin produktivitas pertanian akan meningkat dan kesejahteraan petani dapat terjaga. Kami juga mengajak semua pihak untuk menjaga embung agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.’
Ketua HIPPA Tri Tunggal Jaya, Kastur, yang membawahi tiga desa tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Dinas PU Pengairan. Ia berkata, ‘Terima kasih atas pembangunan Embung Lider. Semoga ke depan tidak ada lagi bencana dan kita bersama-sama menjaga embung ini.’
Setelah peresmian, warga menggelar tasyakuran sederhana sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan. Acara tasyakuran mempererat hubungan antara pemerintah, organisasi petani, dan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mengelola sumber daya air.
Embung Lider kini menjadi aset strategis bagi ketahanan pangan Kabupaten Banyuwangi, mendukung program swasembada dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Songgon.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan