Media Kampung – 05 April 2026 | Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, terlihat bersepeda menuju kantor pemkab pada Rabu pagi, 1 April 2026.

Aksi tersebut menjadi contoh konkret upaya mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan pemerintahan daerah.

Dari rumahnya, Ipuk menempuh jarak sekitar dua kilometer dengan sepeda, menandai langkah kecil namun signifikan.

Dalam sambutan singkat, ia menekankan bahwa bersepeda tidak hanya menghemat energi, melainkan juga meningkatkan kebugaran.

Ia menambahkan bahwa interaksi langsung dengan warga sepanjang rute dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Selama perjalanan, Bupati menyapa penduduk yang ditemui, memperlihatkan sikap terbuka dan mudah didekati.

Ia juga mengunjungi lokasi pembangunan perpustakaan daerah, sambil tetap menggunakan sepeda sebagai moda transportasi.

Pada kesempatan itu, Ipuk mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mempertimbangkan bersepeda atau berjalan kaki bila tempat kerja berjarak dekat.

“Kebiasaan bersepeda dapat menurunkan ketergantungan pada BBM serta memberikan manfaat kesehatan bagi pegawai yang sering duduk lama,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjadikan aktivitas tersebut sebagai budaya kerja, bukan sekadar aksi satu hari.

Kebijakan serupa telah diterapkan sejak Februari 2026, ketika Bupati mengeluarkan perintah penggunaan angkutan umum setiap hari Jumat.

Pada hari itu, ASN diminta memilih ojek online atau angkutan umum untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Program Jumat Hijau itu tidak hanya menekan konsumsi BBM, tetapi juga meningkatkan pendapatan pengemudi ojek dan sopir angkot.

Kebijakan tersebut selaras dengan arahan pemerintah pusat yang mulai 1 April 2026 menerapkan work from home (WFH) pada hari Jumat bagi ASN dan sektor swasta.

Namun, Ipuk menyatakan bahwa penerapan WFH di Banyuwangi masih dalam pembahasan lebih lanjut.

“Jika banyak ASN beralih ke angkutan umum, berjalan kaki, atau bersepeda, WFH dapat menjadi opsi terakhir,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa efisiensi energi tidak boleh mengorbankan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah daerah tetap harus menjamin kecepatan respons dan koordinasi dalam penanganan masalah masyarakat.

Ia menambahkan bahwa penggunaan sepeda dapat mempercepat akses ke area kerja yang berada dalam radius pendek.

Data internal menunjukkan bahwa rata-rata perjalanan harian ASN di Kabupaten Banyuwangi menempuh jarak 5-7 kilometer.

Dengan mengoptimalkan rute bersepeda, potensi penghematan BBM diperkirakan mencapai 12 persen per bulan.

Penghematan tersebut dapat dialokasikan kembali untuk peningkatan fasilitas publik, seperti renovasi perpustakaan dan pusat kesehatan.

Selain manfaat lingkungan, bersepeda juga dianggap sebagai upaya peningkatan kebugaran pegawai yang mayoritas bekerja di meja.

Kegiatan fisik ringan secara teratur terbukti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan meningkatkan produktivitas kerja.

Bupati Ipuk mengajak ASN untuk memanfaatkan infrastruktur sepeda yang sedang dibangun di beberapa kecamatan.

Pemerintah kabupaten telah menyiapkan jalur sepeda khusus sepanjang 10 kilometer, menghubungkan pusat pemerintahan dengan area permukiman.

Jalur tersebut dilengkapi penerangan malam dan tempat parkir sepeda yang aman, guna mendorong partisipasi warga.

Program ini juga mendapat dukungan dari dinas lingkungan hidup, yang menilai transportasi non‑motor dapat menurunkan emisi karbon daerah.

Pada hari Rabu, Ipuk meninjau progres pembangunan gedung perpustakaan sambil tetap mengayuh sepeda, menunjukkan konsistensi kebijakan.

Ia menegaskan bahwa pemantauan rutin terhadap penggunaan BBM akan dilakukan melalui sistem pelaporan digital.

Setiap unit kerja diminta mengirimkan data konsumsi bahan bakar bulanan untuk analisis efisiensi.

Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyesuaian kebijakan transportasi di masa depan.

Masyarakat menyambut baik inisiatif Bupati, dengan beberapa warga melaporkan niat mencoba bersepeda ke kantor.

Aktivitas ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mobilitas berkelanjutan di banyuwangi.

Secara keseluruhan, langkah bersepeda Bupati Ipuk mencerminkan upaya lokal dalam mengatasi tantangan energi nasional sekaligus meningkatkan kualitas hidup ASN.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.