Media Kampung – 04 April 2026 | Pada Kamis malam, 26 Maret 2026, sebuah warung Darplok yang berlokasi di Jalan Dadali Putih No.16, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi, terbakar setelah gas LPG bocor saat proses memasak.
Laporan kebakaran diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi sekitar pukul 20.01 WIB, dan tim Regu Brama 1 tiba di lokasi pada pukul 20.09 WIB.
Petugas langsung memulai pemadaman dan berhasil mengekang api dalam tiga menit, sehingga api padam pada pukul 20.12 WIB, sementara proses akhir selesai pukul 20.28 WIB.
Api bermula dari katup tabung gas yang bocor, lalu menyebar ke terpal penutup area penjualan dan merusak bagian kecil warung seluas kira-kira satu kali dua meter.
Dua pemilik warung, Muhammad dan istrinya Siswana, mengalami luka ringan pada tangan akibat percikan api dan segera dilarikan warga ke RSUD Blambangan untuk perawatan.
Warga sekitar sempat mencoba memadamkan api dengan pasir dan kain basah, namun upaya tersebut tidak berhasil sehingga salah satu warga menghubungi pemadam kebakaran.
Tim pemadam menggunakan satu nozel yang terhubung ke mobil pemadam Ayaax 03, dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.
Selain mobil Ayaax 03, unit Fire Dome 05 juga dikerahkan, dengan total tujuh petugas pemadam dibantu oleh warga setempat.
Kerusakan meliputi kompor, tabung gas, atap terpal, serta peralatan memasak lainnya yang harus diganti oleh pemilik warung.
Edy menekankan pentingnya pengecekan rutin regulator dan selang gas sebelum digunakan, agar kejadian serupa tidak terulang.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi LPG dalam kondisi baik dan menghindari penggunaan peralatan yang sudah usang.
Pihak pemadam kebakaran juga menyarankan agar warga melaporkan kebocoran atau bau gas segera kepada otoritas terkait.
Insiden ini menambah catatan kebakaran di wilayah banyuwangi yang kerap dipicu oleh kegagalan peralatan gas rumah tangga.
Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi pedagang pasar tradisional dan warung kecil agar lebih memperhatikan standar keselamatan dalam operasional harian.
Dengan penanganan cepat dan koordinasi antara pemadam kebakaran serta warga, dampak kebakaran dapat diminimalkan dan layanan publik tetap terjaga.
Situasi kini kembali normal, warung masih dalam proses perbaikan, dan korban luka ringan diperkirakan pulih dalam beberapa hari mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.








Tinggalkan Balasan