Media Kampung – 04 April 2026 | Kokoon Hotel Banyuwangi resmi berpartisipasi dalam kampanye Earth Hour 2026, mematikan lampu utama pada malam Sabtu, 28 Maret 2026, antara pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Langkah tersebut menegaskan komitmen hotel terhadap upaya pelestarian lingkungan di tingkat lokal dan global.
Selama satu jam, seluruh fasilitas non‑esensial, termasuk lampu koridor, televisi di ruang umum, dan pendingin ruangan, dipadamkan, sementara area publik disulap menjadi ruang yang diterangi lilin. Penggunaan pencahayaan alternatif memberikan suasana hangat sekaligus mengajak tamu untuk merasakan dampak penghematan energi secara langsung.
General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristanti, menjelaskan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang hotel. Ia menambahkan, “Kami percaya perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil; Earth Hour memberi kesempatan bagi staf dan tamu untuk lebih sadar akan konsumsi energi.”
Earth Hour, inisiatif tahunan yang diluncurkan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) sejak 2007, mengajak individu, bisnis, dan pemerintah di lebih dari 190 negara untuk mematikan lampu selama satu jam sebagai simbol kepedulian terhadap perubahan iklim. Edisi 2026 berfokus pada pengurangan jejak karbon dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya transisi energi bersih.
Kokoon Hotel banyuwangi telah menerapkan serangkaian program ramah lingkungan, seperti penggunaan energi terbarukan, sistem pengelolaan limbah organik, dan program daur ulang plastik. Hotel juga mengoptimalkan penggunaan air melalui instalasi hemat dan melibatkan pemasok lokal yang menerapkan praktik pertanian berkelanjutan.
Para tamu yang berada di hotel pada saat pemadaman melaporkan pengalaman yang berbeda, menilai pencahayaan lilin menciptakan suasana intim dan mengingatkan mereka akan pentingnya tindakan kecil. Beberapa tamu bahkan ikut serta dengan mematikan perangkat elektronik pribadi selama jam tersebut.
Banyuwangi, sebagai gerbang menuju kawah ijen dan taman nasional, telah menjadi fokus program konservasi regional yang melibatkan pemerintah, komunitas, dan sektor pariwisata. Kolaborasi antara hotel, restoran, dan operator tur di daerah ini memperkuat agenda keberlanjutan yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Kokoon Hotel menargetkan untuk memperluas penggunaan energi surya pada atap gedung dalam dua tahun ke depan, serta meluncurkan program edukasi lingkungan bagi staf baru. Hotel berharap langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi akomodasi lain di Jawa Timur untuk mengintegrasikan prinsip hijau dalam operasi harian.
Partisipasi hotel dalam Earth Hour 2026 diharapkan dapat memperluas jangkauan pesan konservasi, mendorong wisatawan memilih akomodasi yang bertanggung jawab, serta menambah tekanan pada industri perhotelan untuk mengurangi emisi karbon. Keterlibatan tersebut menegaskan peran sektor swasta dalam mencapai target iklim nasional.
Dengan menyalakan kembali lampu setelah jam berakhir, Kokoon Hotel menandai komitmen berkelanjutan yang tidak berakhir pada satu malam saja, melainkan menjadi bagian integral dari kebijakan operasionalnya. Keberhasilan aksi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi sederhana antara pengelola hotel dan tamu dapat menghasilkan dampak positif bagi bumi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan