Media Kampung – 03 April 2026 | Lanal Banyuwangi menerima kapal perang KRI Teluk Kupang-519 pada Kamis 2 April 2026 untuk memperkuat pengamanan arus balik Lebaran di jalur penyeberangan Ketapang‑Gilimanuk.

Kapal tersebut berlabuh di dermaga PT Pusri, Kampung Baru, Bulusan, kecamatan kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, menandai kehadiran unsur laut TNI AL di wilayah perairan Selat Bali yang paling sibuk.

KRI Teluk Kupang-519 berada dalam kondisi operasional penuh dengan awak yang telah menjalani pelatihan khusus, siap mendukung keamanan laut, keselamatan pelayaran, serta kelancaran mobilitas warga selama periode arus balik.

Penempatan kapal ini merupakan respons antisipatif terhadap potensi lonjakan penumpang dan kendaraan yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri, terutama di rute Ketapang‑Gilimanuk yang menjadi pintu masuk utama antara Jawa dan Bali.

Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., Komandan Lanal banyuwangi, menyambut kedatangan KRI bersama jajaran TNI serta unsur Forkopimda, menegaskan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam menjaga stabilitas lalu lintas laut.

Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.Ap., juga hadir, menambahkan bahwa sinergi antara TNI AL, kepolisian, serta aparat daerah akan memperkuat respons terhadap situasi darurat maupun gangguan keamanan di jalur penyeberangan.

Danlanal Banyuwangi menegaskan bahwa kehadiran KRI Teluk Kupang-519 bukan sekadar penambahan aset militer, melainkan bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk menjamin kelancaran arus balik Lebaran secara terukur dan terkoordinasi.

‘Kehadiran KRI Teluk Kupang-519 menunjukkan kesiapsiagaan TNI AL dalam mendukung kelancaran arus balik Lebaran serta membantu pemerintah daerah mengantisipasi kepadatan di jalur Ketapang‑Gilimanuk,’ ujar Danlanal dalam sambutan resmi.

Selain tugas pengamanan, kapal tersebut akan berperan dalam membantu operasi penertiban pelayaran, memberikan panduan navigasi, dan menyiapkan respon cepat bila terjadi insiden di perairan Selat Bali selama periode puncak.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut baik langkah ini, mengingat data historis menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penumpang dan kendaraan pada hari-hari menjelang Idul Fitri, yang dapat menimbulkan kemacetan dan risiko keselamatan.

Dengan dukungan KRI Teluk Kupang-519, diharapkan waktu tunggu di pelabuhan Ketapang dapat berkurang, serta keselamatan penumpang dan kendaraan terjaga, sehingga proses arus balik dapat berlangsung lebih efisien dan aman.

Penempatan unsur laut ini menegaskan komitmen TNI AL untuk memberikan bantuan cepat kepada pemerintah daerah dalam situasi kritis, sekaligus memperkuat kehadiran militer di wilayah strategis Selat Bali menjelang musim mudik Lebaran.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.