Media Kampung – 01 April 2026 | Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, memimpin upacara peletakan batu pertama Jembatan Perintis Garuda di Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi pada Senin, 30 Maret 2026.
Acara ground breaking dilaksanakan secara serentak melalui konferensi video bersama Pangdam V/Brawijaya, menandakan koordinasi tingkat regional dalam proyek infrastruktur ini.
Proyek jembatan ini diharapkan mengurangi isolasi wilayah dan memperbaiki konektivitas bagi ribuan penduduk di sekitar sungai.
Peletakan batu pertama menandai dimulainya konstruksi yang diproyeksikan selesai dalam dua tahun mendatang.
Dalam prosesi, Dandim Tryadi menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung pembangunan sipil di daerah.
Selain Dandim, hadir Wakil Bupati Banyuwangi, Kepala Kepolisian Resor (Wakapolresta) banyuwangi, Danlanal dan Kepala Kajari setempat.
Enam koramil, mulai dari Koramil 0825/20 Songgon hingga Koramil 0825/19 Sempu, turut mengiringi acara dengan barisan rapi.
Kehadiran unsur militer dan kepolisian mencerminkan sinergi antara pertahanan dan keamanan dalam rangka percepatan proyek.
Sebelum peletakan batu, Dandim Tryadi bersama tim Forpimda menyalurkan santunan kepada anak yatim di wilayah Songgon.
Kegiatan sosial tersebut menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya mengandalkan material, melainkan juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Songgon, M. Qoderi, dan Plt. Camat Songgon, Khoiri, menyambut prosesi dengan harapan besar bagi masa depan desa.
Ratusan warga Dusun Krajan dan Gumukcandi turut hadir, menunggu terwujudnya jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan utama.
Acara berlangsung tertib, lancar, dan aman berkat koordinasi aparat keamanan setempat.
Jembatan Perintis Garuda direncanakan menghubungkan dua sisi sungai, memperpendek waktu tempuh antara desa-desa di sekitar.
Pembangunan jembatan di wilayah ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat jaringan transportasi di daerah timur.
Pangdam V/Brawijaya, melalui sambutan video, menekankan pentingnya dukungan semua pihak demi kelancaran proyek.
Ia menambahkan bahwa infrastruktur strategis seperti jembatan ini berperan penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Letkol Tryadi menegaskan bahwa TNI akan terus menjadi lokomotif pembangunan, tidak hanya di medan perang tetapi juga di bidang sipil.
Ia menutup prosesi dengan harapan bahwa Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol tidak ada warga yang ditinggalkan.
Masyarakat setempat mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran pejabat militer yang langsung memantau proyek.
Beberapa warga menyebutkan bahwa jembatan akan membuka akses ke pasar, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Pengurangan jarak tempuh diharapkan meningkatkan peluang kerja serta mengurangi biaya transportasi bagi petani.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyiapkan anggaran tambahan untuk memastikan kelancaran alokasi dana proyek.
Pengawasan pelaksanaan dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, dan Badan Penyelenggara Jalan Nasional.
Proses konstruksi akan melibatkan kontraktor lokal, memberikan peluang kerja bagi tenaga kerja setempat.
Pihak berwenang menargetkan penyelesaian fase pondasi pada akhir tahun 2026.
Setelah pondasi, tahap berikutnya mencakup pemasangan rangka baja dan pembangunan deck jembatan.
Keberlanjutan proyek dipastikan dengan penggunaan material tahan lama serta prosedur standar keselamatan.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu keamanan selama pelaksanaan guna menghindari kecelakaan.
Kegiatan ground breaking ini menandai komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam mengatasi masalah isolasi.
Dengan dimulainya pembangunan, diharapkan peningkatan konektivitas akan mempercepat arus barang dan jasa di wilayah tersebut.
Konektivitas yang lebih baik juga diharapkan mendukung pariwisata Banyuwangi, menghubungkan destinasi alam dengan akses yang lebih mudah.
Para ahli infrastruktur menilai bahwa jembatan dengan desain modern dapat meningkatkan ketahanan terhadap bencana alam.
Proyek ini menjadi contoh kolaborasi lintas sektoral yang dapat diadaptasi pada proyek serupa di daerah lain.
Secara keseluruhan, peluncuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda menegaskan tekad pemerintah dan TNI untuk meningkatkan kualitas hidup warga Banyuwangi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.









Tinggalkan Balasan