MediaKampung.com, Banyuwangi – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberlakukan diskon tarif penyeberangan pada periode Angkutan Lebaran 2026, termasuk lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Program berlaku selama 20 hari, mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama lintas kementerian dan lembaga terkait pengaturan arus mudik.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyebut stimulus ini bagian dari strategi nasional pengelolaan trafik selama Ramadan dan Idulfitri.

“Melalui stimulus ini kami ingin mudik Lebaran 2026 lebih tertib, terjangkau, dan lancar. Ini bentuk kolaborasi pemerintah dan BUMN untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, diskon diberikan dalam bentuk potongan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan. Nilainya setara rata-rata 21,9 persen dari harga tiket penyeberangan.

Potongan berlaku untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang tertentu pada layanan reguler. ASDP juga menyiapkan armada dan pengaturan dermaga guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik.

Secara nasional, program ini diproyeksikan menjangkau lebih dari 403 ribu penumpang dan 945 ribu kendaraan atau setara sekitar 2,4 juta orang.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal melalui aplikasi Ferizy yang tersedia hingga H-60 sebelum keberangkatan.

“Pengguna jasa wajib sudah bertiket sebelum tiba di pelabuhan dan melakukan perjalanan sesuai jadwal di tiket,” katanya.

Mediakampung.com akan terus mengikuti perkembangan arus mudik di Banyuwangi selama periode Lebaran 2026.