MediaKampung.com, Banyuwangi โ Polresta Banyuwangi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi peredaran uang palsu selama Ramadan hingga Lebaran Idulfitri 2026.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas jual beli di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan selama bulan puasa.
Kanit Harda Polresta Banyuwangi AKP Prasetya Wicaksono mengatakan momentum Ramadan kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mengedarkan uang palsu.
โSelama Ramadan sampai Lebaran yang perlu diantisipasi yakni peredaran uang palsu. Kami minta masyarakat lebih teliti saat bertransaksi,โ ujar Prasetya, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri membuat transaksi tunai meningkat. Situasi ini dinilai rawan dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.
Polresta Banyuwangi telah menerjunkan personel untuk melakukan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai berisiko, terutama pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern.
Selain pengawasan, polisi juga mengedukasi pedagang dan pembeli agar memeriksa ciri keaslian uang sebelum menerima pembayaran.
โPastikan uang yang diterima benar-benar asli. Jika ada indikasi uang palsu, segera laporkan,โ tegasnya.
Hingga saat ini, belum ditemukan laporan signifikan terkait peredaran uang palsu. Namun pengawasan akan terus dilakukan secara berkala hingga periode Lebaran.
Mediakampung.com akan terus mengikuti perkembangan pengamanan Ramadan dan Idulfitri di Banyuwangi.









Tinggalkan Balasan