Media Kampung – 11 April 2026 | Presiden Prabowo Subianto membuka peresmian pabrik perakitan kendaraan listrik VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, Kamis 8 April 2026. Acara dihadiri pejabat, pengusaha, dan tokoh industri otomotif.
Di tengah sambutan, Prabowo menanyakan keberadaan Aburizal Bakrie, mantan Ketua Umum Golkar, yang tidak hadir. “Kok dia enggak ke sini?” ujarnya dengan nada bercanda namun tegas.
Prabowo kemudian menambahkan, “Coba ditegur, nanti dia datang,” sambil tersenyum, memancing tawa hadirin. Momen tersebut terekam kamera dan langsung menyebar di media sosial.
Aburizal Bakrie, yang dikenal sebagai pengusaha besar dan politisi senior, memang dijadwalkan menjadi tamu kehormatan pada acara tersebut. Namun jadwalnya bersinggungan dengan pertemuan bisnis di luar kota, sehingga tidak dapat hadir.
Sekretaris Presiden menjelaskan bahwa ketidakhadiran Bakrie bukan karena penolakan, melainkan karena agenda yang tidak dapat diubah. “Beliau sangat menghargai acara ini, namun terpaksa harus melaksanakan urusan penting,” kata juru bicara.
Reaksi publik terbagi; sebagian menganggap candaan Prabowo sebagai cara ringan menegur kolega, sementara yang lain menilai komentar tersebut mengandung tekanan politik. Namun mayoritas media melaporkan suasana tetap hangat dan profesional.
Pada hari yang sama, Prabowo juga melaksanakan tugas diplomatik dengan melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Oman dan Yaman di Istana Negara, Jakarta. Upacara pelantikan berlangsung pada Jumat 10 April 2026.
Dalam prosesi, Prabowo membacakan sumpah jabatan Andi, yang menjanjikan kesetiaan pada UUD 1945 dan melaksanakan tugas diplomatik dengan integritas. “Demi Allah saya bersumpah, demi Tuhan saya berjanji,” bunyi ikrar yang diucapkan.
Andi Rahadian menegaskan kesiapan mengemban tugas meningkatkan hubungan bilateral di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, serta perlindungan warga Indonesia di Oman dan Yaman. Ia menutup dengan harapan dapat menjalankan mandat Presiden dengan baik.
Penunjukan Andi Rahadian mencerminkan fokus Prabowo pada kebijakan luar negeri yang menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan keamanan, terutama di kawasan Timur Tengah yang sedang bergejolak. Langkah ini juga menambah portofolio diplomatik Indonesia.
Sementara itu, pabrik kendaraan listrik VKTR di Magelang diharapkan menjadi pusat produksi mobil ramah lingkungan dengan kapasitas awal 10.000 unit per tahun. Proyek ini didukung pemerintah melalui insentif pajak dan investasi asing.
Kedua peristiwa tersebut menunjukkan gaya kepemimpinan Prabowo yang menggabungkan aksi publik, humor ringan, dan keputusan strategis di arena politik serta ekonomi. Kehadiran Prabowo di berbagai bidang menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat industrialisasi dan memperkuat posisi internasional Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan