Media Kampung – 07 April 2026 | Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (MPR) Lestari Moerdijat menyampaikan apresiasi atas perubahan nama dan fokus Dana Indonesiana menjadi Dana IndonesiaRaya pada acara resmi pekan ini.
Transformasi tersebut dimaksudkan untuk memperluas cakupan pendanaan budaya, mengakomodasi inisiatif kreatif yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.
Lestari menegaskan bahwa penguatan kebudayaan nasional harus melibatkan semua lapisan masyarakat, tidak terkecuali daerah terpencil.
“Dana IndonesiaRaya menjadi instrumen strategis untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong inovasi seni,” ujarnya dalam sambutan singkat.
Dana Indonesiana awalnya dibentuk pada 2016 dengan tujuan utama mendukung pelestarian seni tradisional dan peningkatan infrastruktur budaya.
Perubahan terbaru mencakup penambahan program pengembangan industri kreatif, dukungan pada digitalisasi koleksi museum, serta pemberian hibah bagi komunitas lokal.
Beberapa pakar kebudayaan menilai langkah ini selaras dengan agenda nasional yang menekankan diversitas budaya sebagai aset ekonomi.
Mereka menambahkan bahwa keberhasilan program bergantung pada kemampuan pemerintah dalam menjangkau masyarakat luas.
Lestari Moerdijat menyoroti pentingnya sosialisasi yang lebih intensif, mengingat masih banyak wilayah yang belum memahami manfaat dana tersebut.
Ia meminta kementerian terkait meningkatkan penggunaan media sosial, mengadakan lokakarya, dan melibatkan tokoh masyarakat setempat.
Jika disosialisasikan secara efektif, Dana IndonesiaRaya diharapkan dapat memperkuat posisi seni tradisional dalam pasar global.
Inisiatif ini juga mendukung rencana Presiden untuk menumbuhkan ekonomi kreatif sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.
Anggaran tahun fiskal 2025 untuk Dana IndonesiaRaya ditetapkan sebesar Rp 150 miliar, meningkat 20% dibandingkan alokasi sebelumnya.
Pengawasan pelaksanaan dana akan dilakukan melalui tim audit independen serta laporan triwulanan yang dipublikasikan secara terbuka.
Secara keseluruhan, transformasi dana dan dorongan untuk memperkuat sosialisasi mencerminkan komitmen pemerintah dalam melestarikan dan memajukan kebudayaan Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.


Tinggalkan Balasan