Media Kampung – 04 April 2026 | Bupati Sidoarjo Subandi hadir dalam Musyawarah Cabang PKB Sidoarjo pada 4 April di Fave Hotel, menyatakan dukungan penuh terhadap proses internal partai.

Ia menekankan pentingnya muscab sebagai momentum memperkuat solidaritas dan arah perjuangan PKB di wilayah tersebut.

Subandi mengharapkan seluruh agenda berjalan lancar, kondusif, serta menghasilkan keputusan yang optimal bagi masa depan Sidoarjo.

Bupati menegaskan peran strategis PKB sebagai kekuatan politik lokal dalam mengawal pembangunan daerah, terutama dalam sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dalam muscab wajar, namun persatuan harus menjadi prioritas utama.

“Perbedaan pandangan itu biasa, tetapi yang terpenting adalah kembali bersatu dan bersama membangun Sidoarjo,” ujarnya.

Subandi berharap muscab dapat melahirkan energi baru, gagasan segar, serta program yang berpihak pada warga, termasuk peningkatan lapangan kerja dan dukungan bagi UMKM.

Ia menambahkan sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan.

Bupati juga menyampaikan selamat kepada peserta muscab atas terselenggaranya acara, dan berharap hasilnya tidak hanya bersifat organisasi tetapi berdampak nyata bagi masyarakat luas.

Ia menutup pertemuan dengan harapan muscab sukses, lancar, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Sidoarjo.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten, PKB diharapkan dapat berkontribusi lebih signifikan dalam memajukan Sidoarjo pada tahun-tahun mendatang.

Fokus muscab kali ini juga mencakup rencana penataan wilayah, perbaikan layanan publik, serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat kabupaten.

Subandi menilai bahwa kebijakan yang dihasilkan harus berlandaskan data dan kebutuhan riil warga, sehingga dapat meningkatkan efektivitas program pemerintah.

Pemerintah kabupaten berkomitmen menyediakan dukungan administratif dan logistik bagi implementasi rekomendasi muscab, dengan harapan tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.